Sering Terbangun di Malam Hari? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 24 Januari 2025 | 00:24 WIB
IlustrasiI sering terbangun  malam hari. (Foto: freepik.com)
IlustrasiI sering terbangun malam hari. (Foto: freepik.com)

WartaPesona.com- Tidur yang berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Namun, sering terbangun di malam hari dapat menjadi masalah yang mengganggu ritme tidur, menurunkan produktivitas, dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Apa sebenarnya penyebab kondisi ini, dan bagaimana cara mengatasinya?

Berbagai Penyebab Sering Terbangun di Malam Hari
Gangguan Fisik
Masalah kesehatan tertentu dapat mengganggu kenyamanan tidur, seperti:
Penyakit pernapasan (asma, bronkitis).
Gangguan saraf (Alzheimer, Parkinson).
Perubahan hormon (menstruasi, menopause).
Penyakit kronis (diabetes, jantung).
Efek samping obat-obatan tertentu (antidepresan, beta blocker).
Gangguan Psikologis
Gangguan mental seperti stres, depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar sering kali menyebabkan seseorang sulit tidur atau sering terbangun. PTSD juga dapat memicu mimpi buruk yang mengganggu tidur.

Baca Juga: Kismis: Rahasia Alami untuk Detoks Tubuh dan Cegah Penyakit Berbahaya

Gangguan Tidur
Beberapa gangguan tidur, seperti sleep apnea (henti napas saat tidur) dan night terror (terbangun dengan ketakutan ekstrem), dapat mengganggu siklus tidur.

Kebiasaan Buruk
Konsumsi alkohol, kafein, atau makanan berat sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur.

Begitu pula kebiasaan merokok dan penggunaan gawai yang menurunkan produksi hormon melatonin, membuat tubuh sulit beristirahat.

Baca Juga: Cegah Penyakit Kronis dengan Makanan Sehat: Solusi untuk Hidup Lebih Panjang dan Berkualitas

Cara Mengatasi Sering Terbangun di Malam Hari
Berikut langkah-langkah yang bisa membantu meningkatkan kualitas tidur:

Batasi kafein dan alkohol: Hindari konsumsi 6–8 jam sebelum tidur.
Kurangi penggunaan gawai: Jauhkan gawai setidaknya satu jam sebelum tidur.
Atur pola tidur: Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.
Olahraga rutin: Lakukan di pagi atau sore hari, hindari berolahraga mendekati waktu tidur.


Ciptakan suasana nyaman: Gunakan lampu redup, atur suhu ruangan, dan pastikan tempat tidur bersih.
Jika terbangun di malam hari, hindari memandangi jam atau memaksakan diri untuk tidur. Sebaiknya lakukan aktivitas menenangkan, seperti membaca buku atau meditasi dalam pencahayaan redup, sampai rasa kantuk muncul kembali.

Baca Juga: Rahasia Sehat Ibu Hamil: Manfaat Luar Biasa Susu Almond untuk Kehamilan

Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?
Jika masalah sering terbangun terus berlanjut dan mengganggu aktivitas harian, segera konsultasikan ke dokter.

Gangguan tidur kronis bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu ditangani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Sumber: Alodokter

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X