Luka yang Sulit Pulih
Kini, rumah itu tak lebih dari saksi bisu gelombang amarah oknum massa yang tak terkendali. Coretan kasar di dinding menjadi pengingat betapa rusaknya situasi kala itu.
Bagi Uya, kerugian finansial mungkin bisa ditutup. Namun, kehilangan kenangan keluarga dan trauma psikologis yang ditinggalkan jauh lebih berat untuk dipulihkan.
Ia berharap, peristiwa ini bisa menjadi pelajaran bahwa demonstrasi seharusnya tak berubah menjadi ajang perusakan dan penjarahan yang merugikan rakyat.***
Artikel Terkait
Nasib Karier Politiknya Usai Dinonaktifkan PAN, Eko Patrio Mengaku Serahkan Keputusan pada Zulhas
Kritik Penyanyi Penyanyi Leony soal APBD Tangsel 2024: Dana Bansos Rp136 Juta, Anggaran Suvenir dan Dinas Capai Puluhan Miliar
Xnghan Muncul sebagai Bintang Tamu Spesial di 'Asmara Gen Z'
Harry Vaughan: Aktor Muda Berbakat yang Bersinar di 'Asmara Gen Z'