Ia menilai proses dan pembangunan tim tetap perlu mendapat ruang.
“Kalau nanti gagal atau performanya biasa-biasa saja, bukan berarti Herdman harus langsung pergi dari kursi pelatih. Kita tetap harus melihat proses yang dijalani,” tuturnya.
Di sisi lain, Harpa meyakini keberhasilan di Piala AFF 2026 akan menjadi titik balik penting bagi sepak bola nasional.
Gelar juara diyakini mampu membangkitkan kembali antusiasme publik, khususnya para pendukung yang selama ini masih bersikap menunggu dan melihat.
“Ini penting untuk membangkitkan kembali gairah sepak bola kita. Terutama fans yang masih ‘wait and see’ soal performa Timnas Indonesia di bawah kepelatihan John Herdman,” pungkasnya.
Dengan hasil drawing yang relatif menguntungkan dan ekspektasi publik yang kian tinggi, Piala AFF 2026 pun menjadi panggung krusial
bagi Timnas Indonesia untuk menjawab penantian panjang dan membuktikan diri sebagai kekuatan utama di Asia Tenggara. *****
Baca Juga: Tak Hanya Andalkan Diaspora, John Herdman Optimistis Kualitas Pemain Lokal Indonesia
Artikel Terkait
Tak Hanya Andalkan Diaspora, John Herdman Optimistis Kualitas Pemain Lokal Indonesia
John Herdman soal Target Besar Timnas Indonesia : Tekanan Jadi Modal Positif untuk Ukir Sejarah
Nominal Kontrak John Herdman di Timnas Indonesia Diprediksi di Bawah STY dan Patrick Kluivert, Ini Perbandingannya
Piala AFF 2026 Jadi Ujian Perdana John Herdman, Ambisi Akhiri Penantian Panjang Timnas Indonesia