Hasil Wolves vs Man Utd : Membawa Manchester United Terperosok ke Papan Bawah Liga Inggris

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Jumat, 27 Desember 2024 | 13:27 WIB
 Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memeluk timnya di tepi lapangan Molineux Stadium, dengan ekspresi serius memantau timnya yang tertinggal  pada laga Wolves vs Man Utd (Instagram.com/@manchesterunited))
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memeluk timnya di tepi lapangan Molineux Stadium, dengan ekspresi serius memantau timnya yang tertinggal pada laga Wolves vs Man Utd (Instagram.com/@manchesterunited))

WartaPesona.com - Manchester United (MU) kembali menelan pil pahit setelah kalah 0-2 dari Wolverhampton Wanderers (Wolves) dalam laga pekan ke-18 Liga Inggris, Jumat, 27 Desember 2024.

Laga Wolves vs Man Utd bermain di Molineux Stadium, gol dari Matheus Cunha dan Hwang Hee-chan menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan Ruben Amorim.

Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun dan keempat dari lima laga terakhir MU. Hasil tersebut membuat MU terjun bebas ke peringkat 14 klasemen sementara dengan 22 poin, hanya berjarak tujuh poin dari zona degradasi.

Ruben Amorim: Evaluasi Kekalahan dan Rekor Buruk

Baca Juga: Drama Boxing Day Liga Inggris: Chelsea dan MU Keok, Liverpool vs Leicester, Si Merah Tampil Perkasa

Ruben Amorim, pelatih anyar MU, mengakui beratnya situasi yang dihadapi timnya. Dalam wawancara dengan Sky Sports, Amorim menyebut kekalahan ini sebagai kemunduran besar.

“Ketika kami tidak menang, itu adalah sebuah langkah mundur. Gol yang terjadi melawan Wolves mirip dengan skema saat kalah dari Tottenham di Piala Liga,” ujar Amorim.

Ia menyoroti masalah bola mati dan mengakui kesulitan timnya bermain dengan 10 pemain setelah Bruno Fernandes mendapat kartu merah.

“Kami berusaha menyamakan kedudukan bahkan dengan 10 pemain. Sulit menang di liga ini dengan 11 orang, apalagi hanya 10,” tambahnya.

Amorim juga mencatat rekor buruk dalam 10 laga pertamanya sebagai pelatih MU. Dari periode itu, MU hanya meraih 4 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 5 kekalahan, dengan kebobolan 19 gol.

Baca Juga: Dukung Timnas di AFF 2024, Menpora Dito Optimis Indonesia Juara

Pembandingan dengan Era Sebelumnya: Ten Hag dan Van Nistelrooy
Sebelum Amorim, MU ditangani oleh Erik ten Hag dan Ruud van Nistelrooy sebagai caretaker. Ten Hag, yang menjabat sejak April 2022, memiliki awal yang lebih menjanjikan dengan 6 kemenangan dalam 10 laga pertamanya, termasuk melawan tim besar seperti Liverpool dan Arsenal.

Namun, performa tim sempat menurun, dan ia didepak pada Oktober 2024. Ruud van Nistelrooy kemudian menjadi pelatih sementara dan mencatat hasil impresif: 3 kemenangan dan 1 imbang dalam 4 laga.

Harapan di Tengah Krisis

Meski menghadapi tantangan berat, Amorim menunjukkan tekad untuk membangkitkan performa MU. Kemenangan atas Manchester City pada 15 Desember 2024 menjadi salah satu bukti potensi yang dimiliki skuadnya.

Namun, kekalahan beruntun dari Tottenham, Bournemouth, dan Wolves menandakan perlunya perbaikan signifikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X