Dina Rulina: Juara Baru Para-Tenis Meja yang Bangkit dari Ketinggalan di Peparnas XVII

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:00 WIB
Dina Rulina merayakan kemenangan medali emasnya di Peparnas XVII setelah berhasil mengalahkan lawan dari Jawa Tengah dalam final para-tenis meja. (Kemenpora/Andre)
Dina Rulina merayakan kemenangan medali emasnya di Peparnas XVII setelah berhasil mengalahkan lawan dari Jawa Tengah dalam final para-tenis meja. (Kemenpora/Andre)

WartaPesona.com - Atlet asal Jawa Barat, Dina Rulina, menciptakan sejarah dalam cabang olahraga para-tenis meja dengan meraih medali emas di nomor tunggal putri nasional kelas 8 dalam Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (9/10).

Dalam final yang dihelat di Gelanggang Olahraga Bung Karno, Dina mengalahkan atlet tuan rumah, Martin Nasichatun, dengan skor menegangkan 3-2 setelah sempat tertinggal 0-2.

Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain: Shin Tae-yong Targetkan Penampilan Terbaik

“Saya sempat grogi karena lawan saya memang yang terbaik di Jawa Tengah. Bolanya juga agak susah,” ungkap Dina, mengenang momen saat ia berjuang mengubah keadaan.

“Alhamdulillah, dukungan dari pelatih memberikan motivasi dan arahan. Saya berusaha tetap tenang dan mengingat latihan di Bandung,” tambahnya.

Dalam persiapan menuju Peparnas, Dina mengikuti pemusatan latihan daerah (pelatda) di Bandung, berlatih setiap hari secara intensif bersama atlet Jabar lainnya selama hampir setahun.

Baca Juga: E-Sport Cetak Sejarah di Peparnas XVII Solo: Mendorong Prestasi Tanpa Batas

Peparnas XVII bukanlah pengalaman baru bagi Dina; atlet asal Kota Bogor ini telah berpartisipasi dalam event paralimpiade terbesar di Indonesia sejak 2004.

Meskipun telah menjajal beberapa cabang olahraga, ini adalah kali pertama ia bertanding di para-tenis meja.

Dina sudah ditargetkan meraih dua medali emas, dan ia berhasil mewujudkannya dengan medali emas pertamanya di nomor ganda putri kelas 20, diraihnya pada Senin (7/10).

Baca Juga: Festival Asmat Pokman 2024: Mengukir Sejarah, Merayakan Budaya Papua di Pentas Dunia

“Masyaallah, luar biasa. Ini pertama kali saya di cabor tenis meja, dan saya dapat emas di ganda putri dan juga di tunggal kelas 8,” katanya bersyukur.

Meskipun sempat merasa ragu akan kemampuannya, Dina akhirnya berhasil memenuhi target yang dipercayakan.

Emas ini dipersembahkan untuk dirinya, keluarga, dan Jawa Barat, yang diharapkan dapat meraih juara umum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenpora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Juara

Senin, 1 Juni 2026 | 05:37 WIB

MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Meraih Pole

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:22 WIB

Crystal Palace Juarai Conference League

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:24 WIB
X