Nyala Semangat Juara: Momen Haru Penyulutan Api Peparnas XVII Solo 2024

photo author
Haikal Abdillah, Warta Pesona
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 15:00 WIB
Anas Mustofa, atlet muda disabilitas tenis meja, dengan penuh semangat menyulut api Peparnas XVII Solo 2024, dibantu oleh Farid Surdin, di depan kaldron yang bersinar terang di Stadion Manahan. (Kemenpora/Gilang)
Anas Mustofa, atlet muda disabilitas tenis meja, dengan penuh semangat menyulut api Peparnas XVII Solo 2024, dibantu oleh Farid Surdin, di depan kaldron yang bersinar terang di Stadion Manahan. (Kemenpora/Gilang)

WartaPesona.com - Nyala Semangat Juara: Momen Haru Penyulutan Api Peparnas XVII Solo 2024

Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, menjadi saksi momen penuh haru pada Minggu malam (6/10) saat prosesi penyulutan api Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII Solo 2024 berlangsung.

Baca Juga: Sinergi Baru DPRD dan Pemprov: Mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global

Acara yang mengesankan ini dipandu oleh deretan atlet disabilitas Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.

Leani Ratri Oktila, peraih medali emas bulutangkis ganda campuran di Paralimpiade Paris 2024, menjadi pembawa obor pertama bersama Hikmat Ramdani, pasangannya dalam meraih prestasi tersebut.

Langkah mereka menandai awal dari perjalanan obor Peparnas yang penuh semangat dan inspirasi.

Baca Juga: Collab Rangers: Membangun Pemuda Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045

Selanjutnya, obor diserahkan kepada Khalimatus Sadiyah dan Fredy Setiawan, yang juga meraih medali perak di Paralimpiade Paris, sebelum akhirnya diteruskan oleh Saptoyogo Purnomo, atlet lari 100 meter putra, dan Karisma Evi Tiarani, sprinter 100 meter putri, keduanya peraih medali perak di ajang yang sama.

Ukun Rukaendi, juara dunia parabadminton, dan Jendi Pangabean, perenang peraih enam medali emas di ASEAN Para Games 2022, turut ambil bagian dalam prosesi ini.

Tak ketinggalan Zaenal Aripin, atlet balap kursi roda yang meraih emas di ASEAN Para Games 2020.

Baca Juga: IndoBisa 2024: 30 Startup Finalis Siap Hadapi Tahap Fundraising dengan Bimbingan Para Ahli

Momen yang paling mengharukan datang ketika Muhammad Anas Mustofa, atlet muda disabilitas tenis meja yang menggunakan kursi roda, bersama Farid Surdin, peraih medali emas para atletik di Peparnas Jakarta 2016, menyulut api ke kaldron.

Farid membantu Anas dengan menggendongnya, sambil saling berkoordinasi dalam langkah penuh kehati-hatian.

Dengan semangat dan tekad, Anas berhasil menyulutkan api ke kaldron diiringi arahan dari Farid.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Haikal Abdillah

Sumber: Kemenpora

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X