"Mereka ini berarti akan menjadi penganggur, sehingga itulah pentingnya inovasi pendidikan kewirausahaan yang dilakukan sejak kelas 1 untuk siswa tidak mampu," kata Sri Sultan.
Menurut Sri Sultan, program tersebut juga terinspirasi dari kegelisahannya melihat anak-anak desa pergi mencari pekerjaan ke kota.
Sementara ketika terjadi bencana atau apapun yang berujung PHK, mereka akan kembali di desa. Sedangkan di desa tidak ada lapangan pekerjaan.
"Itulah mengapa, pentingnya mendidik calon wirausaha baru sejak SMK, yang nantinya diharapkan bisa membuat lapangan kerja baru di desanya," kata Sri Sultan.
Sekadar informasi, program Momenku Berkelas juga menjadi salah satu program unggulan dari Pemda DIY dalam rangka Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2023 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia KemenPAN-RB. ***(KKT)