4. Manfaatkan platform E-commerce
Sudah jamak diketahui, platform e-commerce global seperti Shopify atau WooCommerce, bisa jadi solusi tepat untuk menjual produk tanpa perlu menyewa toko fisik.
Baca Juga: Mengenang Kesaktian Pancasila: Sejarah Penting di Balik 1 Oktober
5. Perluas koneksi bisnis di pasar internasional
Memperluas koneksi adalah sebuah keharusan bagi para pelaku bisnis. Hal ini bisa dilakukan secara daring, atau offline melalui berbagai pertemuan bisnis.
6. Memahami peraturan ekspor-impor
Sangat penting untuk mengetahui regulasi ekspor di negara asal dan tujuan. Hal ini karena setiap negara punya aturan yang berbeda. Ketidaktahuan regulasi bisa menyebabkan kerugian yang tidak kecil.
Baca Juga: Poltekpar Lombok Resmikan Dua Fasilitas Baru, Siapkan SDM Pariwisata Berkualitas
7. Pilih pelayanan logistik yang efisien
Layanan aggregator logistik seperti Flexport atau Freightos, memungkinkan pelaku bisnis ekspor mencari dan membandingkan penyedia layanan pengiriman yang sesuai budget.
Beberapa aggregator, bahkan ada yang menawarkan opsi pengiriman barang secara terkonsolidasi, dengan biaya pengiriman dibagi dengan eksportir lain.
Meski tampak mudah, bisnis ekspor tentu saja tetap membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian.
Memperluas pengetahuan bisnis ekspor sangat penting, dan mulailah dengan skala kecil, dan dengan jenis produk yang laris di pasar internasional. ***(KKO)