Sinergi yang kuat antara BRI, Pegadaian, dan PNM membantu mereka yang sebelumnya sulit mengakses layanan perbankan formal.
Baca Juga: MUI usulkan ada penertiban indekos di Yogyakarta, Sri Sultan HB X tanggapi begini
Peningkatan Inklusi Keuangan Dengan jumlah nasabah simpanan mencapai 176 juta orang, Holding Ultra Mikro telah berhasil mendorong peningkatan inklusi keuangan, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).
Total simpanan yang dikelola mencapai Rp 313,9 triliun, termasuk 15,2 juta polis asuransi mikro dan 3,1 juta nasabah tabungan emas.
Efisiensi dan Sinergi Melalui Co-Location Senyum Sebagai upaya meningkatkan efisiensi operasional, Holding Ultra Mikro menghadirkan 1.025 titik co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro), yang memungkinkan nasabah mengakses layanan BRI, Pegadaian, dan PNM dalam satu lokasi. Sinergi ini juga didukung oleh 75 ribu tenaga pemasar yang memperluas akses keuangan bagi masyarakat.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Holding Ultra Mikro tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga memberdayakan nasabah melalui berbagai program pelatihan seperti Literasi Keuangan Link UMKM dan Program Menabung Kelompok Mekaar.
Jutaan pelaku usaha ultra mikro telah mendapat manfaat dari program ini, yang bertujuan meningkatkan keterampilan kewirausahaan dan pengelolaan keuangan.
Dengan pencapaian ini, Holding Ultra Mikro terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam mengembangkan inklusi keuangan di Indonesia. Kolaborasi berkelanjutan antara BUMN dan UMKM akan terus menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***