WartaPesona.com - Dalam rapat terbatas yang turut serta dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas mengenai peningkatan aktivitas perekonomian dan pariwisata pasca pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin, 30 Januari 2023.
Menko Perekonomian tersebut mengharapkan adanya sektor-sektor dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mampu dijadikan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 nantinya.
“Sektor industri yang berbasis hilirisasi sumber daya alam juga menjadi pusat pertumbuhan yang ditopang dengan komitmen, pemerintah juga terus mendorong Langkah stop ekspor berbasis nikel dan bauksit,” ujar Airlangga Hartanto ketika sedang mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023 secara virtual bersama Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
Baca Juga: Menpora Amali Harap Seluruh Komponen Masyarakat Dukung Perjuangan Timnas Indonesia
Menurutnya, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dapat dilakukan dengan mendorong daya beli dan konsumsi masyarakat dalam negeri. Dalam hal ini pemerintah mampu mendorong strategi tersebut dengan Gerakan Bangga Buatan Indonesia, pembiayaan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan percepatan realisasi belanja barang dan jasa kementrian pada kuarta I/2023.
Sementara itu, untuk jangka panjangnya agar kemajuan ekonomi dapat dicapai, pemerintah berupaya untuk memastikan belanja reformasi struktual guna mendukung daya saing dan iklim usaha di Indonesia. Kebijakan ini tertuai dalam penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Cipta Kerja. Selain itu, perlu juga adanya pendorongan program percepatan sistem perizinan usaha berbasis risiko.
Melalui ungkapan dari Menko Perekonomian ini, pemerintah berharap adanya dukungan dari berbagai sektoral seperti halnya kalangan swasta, masyarakat dan para pemangku kepentingan. Melalui hubungan yang baik ini, diharapkan akan menjadi sinergi kerjasama yang baik untuk mendukung pemulihan sektoral ekonomi pascapandemi.
Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf: Istana Amantubillah Mempawah Daya Tarik Wisata Budaya KalbarEmpty heading
Peran dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dalam hal ini adalah Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) mampu menjadi pelopor pemulihan ekonomi.
HIPKA merupakan organisasi bisnis yang berasal dari kalangan sesama umat muslim. Menko Perekonomian meyakini jika kedepannya HIPKA akan menjadi aset intelektual dan aset wiraswasta bangsa pada masa depan nantinya.
“Saya yakin kedepannya melalui HIPKA akan terbentuk kemandirian perekonomian, karena kita ketahui bahwa HIPKA akan menjadi aset intelektual sekaligus aset wiraswasta yang mana nantinya juga akan didorong oleh pemerintah agar mampu terus berkembang,” ujarnya.
Menko Airlangga berharap kedepannya HIPKA mampu menciptakan insan mandiri dan sejumlah peluang wirausaha yang harapannya bisa mempekerjakan banyak orang.
Baca Juga: Masniari Wolf Perenang Muda harap Berprestasi di Olimpiade Paris 2024 dan Olimpiade Los Angeles 2028
Merujuk pada siaran pers yang diangkat oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dengan tema ASEAN Matters Epicentrum of Growth, Indonesia diharapkan mampu menjadi menjadi pusat perkembangan yang turut serta dalam mengatasi berbagai tantangan global.