berita

Pupus Sudah Kesan BUMN 'Tukang Ngutang' Kinerja Q3-2022 Tumbuh Kuat, Simak Informasinya

Jumat, 6 Januari 2023 | 12:17 WIB
Pupus Sudah Kesan BUMN 'Tukang Ngutang' Kinerja Q3-2022 Tumbuh Kuat (bumn.go.id)

WartaPesona.com -Menteri BUMN Erick Thohir telah memimpin BUMN secara keseluruhan ke arah peningkatan kinerja yang signifikan di tengah kondisi perekonomian yang menantang, termasuk disaat Pandemi Covid-19.

Salah satu indikasi pertumbuhan kinerja tersebut terlihat dari peningkatan laba konsolidasian BUMN dari Rp 61 triliun pada Kuartal 3 tahun 2021 menjadi Rp 155 triliun pada 9 bulan pertama 2022. Itu berarti meningkat 154,1% secara year on year (yoy).

"Perlu dicatat bahwa laba itu sudah termasuk restrukturisasi Garuda, Rp 59 triliun. Itu non tunai. Selebihnya, dalam bentuk tunai," ujar Erick.

Baca Juga: 5 Ide Seru Saat Liburan Namun Tetap Sehat, Simak Penjelasannya

Pertumbuhan laba tersebut terjadi karena peningkatan Pendapatan Usaha BUMN dari Rp 1.613 triliun pada Kuartal 3 tahun 2021 menjadi Rp 2.091 triliun pada Kuartal 3 tahun 2022, atau tumbuh 29,6% yoy.

"Pendapatan Usaha naik. Ini memang belum tutup buku. Saya yakin lebih baik dari 2021," ujarnya.

Pertumbuhan pendapatan tersebut yang disertai oleh pengelolaan BUMN yang semakin efisien telah membawa perusahaan negara mampu mempertebal permodalan. Hingga Kuartal 3 tahun 2022, ekuitas seluruh BUMN telah mencapai Rp 3.211 triliun atau tumbuh 26,6% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2.537 triliun.

Mayoritas BUMN juga sudah jauh meninggalkan zona dominasi utang dalam pengelolaan keuangannya, atau sehat. BUMN telah menurunkan tingkat utang dibanding investasi tertanam dari 38,6% pada tahun 2020, menjadi 34% pada Kuartal 3 tahun 2022.

Baca Juga: Miris! Uang Rp 1,3 Milyar Mpok Alpa Digelapkan Oleh Sahabat

Menurut Erick, sebuah usaha akan baik-baik saja jika mampu menggunakan utangnya untuk investasi yang produktif. "Yang salah adalah jika utang itu dikorupsi. Intinya adalah disiplin," ujar Erick dalam Media Update bertema BUMN 2023, Tumbuh dan Kuat Untuk Indonesia, di Jakarta, Senin (2 Januari 2023).

Pertumbuhan ekuitas juga sejalan dengan pembentukan aset BUMN yang tumbuh 9,0% yoy dari Rp 8.767 triliun pada Kuartal 3 tahun 2021 menjadi Rp 9.559 triliun pada Kuartal 3 tahun 2022.

"Perlu dicatat bahwa angka-angka kinerja itu tidak termasuk kinerja keuangan Garuda dari hasil restrukturisasi," ujar Erick.

Baca Juga: Menpora Amali Tinjau SUGBK, Pastikan Laga Semifinal Piala AFF 2022 Leg 1 Indonesia vs Vietnam Berjalan Baik

Kontribusi BUMN

Seiring dengan peningkatan laba tersebut, kontribusi BUMN terhadap negara pun meningkat Rp 68 triliun dalam 3 tahun terakhir, yaitu dari Rp 1.130 triliun pada sebelum Covid-19 menjadi Rp 1.198 triliun pada Kuartal 3 tahun 2022.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB