"Mau nyari dimana, udah berusaha nyari juga, semua udah lost contact, telepon juga gak ada, saya kangen juga sama bapak cuman dengan posisi bapak ninggalin ya, waktu itu pernah mampir, status pas cerai" Ucap Tiko
"ini orang -orang cerdas, mantan suaminya kayaknya setau saya kayak pejabat" ucap kholiq yang merupakan warga sekitar rumah Tiko
"Tiko menjaga lingkungan bersama saya , awalnya dulu dan ibunya dan punya ayah , waktu masih harmonis ini rumah paling mewah di lingkungan ini" ucap Noves Haristeja mantan RT.
Ibu Eny sempat berjualan namun pasca ditinggal oleh suaminya kondisinya semakin memburuk.
Ia mulai berbicara sendiri, Tiko tidak ingin ibunya dalam perawatan orang lain, sehingga ia memilih untuk merawat ibunya seorang diri.
Bertahun-tahun Tiko berjuang menjual barang-barang untuk bertahan hidup dengan Ibunya dan memenuhi kebutuhan sehari hari.
Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Perkuat Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Bali Barat
Dan akhirnya oleh RT setempat Tiko diangkat sebagai satpam atau penjaga keamanan yang tentu mendapat penghasilan untuk menyambung hidupnya.
"gejala awal ringannya dulu itu sempat ngomong sendiri, tapi tidak sampai emosi, kalo sekarang marah-marah sendiri" ucap Tiko
"kalo pengen sembuh iya ada tapi kondisi mama kayak gini emosian malah stress, saya masih rawat"ucap Tiko
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Pembukaan Perdagangan BEI, Tahun 2023 Tahun Ujian, Tetap Waspada
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya Tiko menjadi supir bagi warga yang membutuhkan jasanya. ia kini sedang mengejar sekolah paket dan sangat pintar terutama dibidang management.
"yang pasti sehat slalu, panjang umur, dampingi Tiko sampai sukses terutama untuk perbaiki kondisi rumah" ucap Tiko.
Setelah kisahnya viral dan menjadi sorotan publik Tiko harus merelakan ibunya dibawa oleh Dinas Sosial untuk di rujuk ke Rumah Sakit.