WartaPesona.com - Data merupakan hal penting yang menjadi rahasia sebuah perusahaan atau lembaga, apalagi untuk lembaga negara.
Sebelumnya publik dihebohkan dengan kebocoran data pelanggan Indihome, produk dari PT Telkom, kini ada kembali dengan informasi kebocoran data dari lembaga lainnya.
Data dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan data kepolisian diduga bocor.
Informasi ini sontak membuat para netizen di media sosial ramai ikut membicarakan kabar ini.
Dikutip dari Pikiran Rakyat dalam artikel yang berjudul 'Viral! Sejumlah Data Diri hingga Data Proyek BIN dan Kepolisian Diduga Bocor' bahwa dalam unggahannya tersebut, akun @Vidyanbanizian juga membagikan sebuah potret yang berisikan mengenai keterangan soal data yang diduga bocor itu.
“More than 180 files/documents of Reports, Strategy, Business, List Name of Agents, etc (lebih dari 180 file atau dokumen dari laporan, strategi, bisnis, daftar nama dari agen, dan lain-lain),” ujarnya.
Lebih lanjut, akun tersebut menjelaskan soal jenis data lain yang bocor, di antaranya detail lama hingga lokasi.
“List name details: Name, Ranks, Unite and Locations (daftar detail nama: nama, rangking, unit dan lokasi),” tulisnya.
Potret yang diunggah tersebut juga menunjukkan asal dari data-data yang diduga bocor tersebut.
“Taken 2020 from Foreign Affair Intelligences Deputy (diambil 2020 dari Deputi Intelijen Urusan Luar Negeri),” tuturnya.
Selain memberitahu soal kebocoran data yang berasal dari BIN, akun @Vidyanbanizian juga membeberkan mengenai kebocoran data dari pihak kepolisian.
“Ada juga data polisi, cuma dia engga dijual wkwkwkwk tes air doing, pengen tau respons kayak apa. Bener-bener hadiah Kemerdekaan Indonesia yang paling manis,” katanya.