Dalam skenario dua pasangan, Djayadi menjelaskan bahwa pasangan Prabowo-Erick berhasil meraih 47,1 persen, mengungguli pasangan Ganjar-Sandiaga yang hanya mendapatkan 41,3 persen.
Pada skenario berikutnya, pasangan Ganjar-Erick berhasil meraih 43,1 persen, namun tertinggal dari pasangan Prabowo-Khofifah yang meraih 46,1 persen.
"Dalam pandangan masyarakat, Erick Thohir dianggap sebagai sosok yang paling cocok mendampingi baik Ganjar maupun Prabowo," kata Djayadi.
Survei nasional ini dilakukan pada periode 3-9 Agustus 2023, dengan populasi melibatkan seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih, yaitu yang berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah pada saat survei dilaksanakan.
Dari populasi tersebut, dipilih secara acak (multistage random sampling) sebanyak 1.220 responden.
Margin of error dari sampel 1.220 responden ini adalah sebesar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden yang terpilih diwawancarai secara langsung oleh pewawancara yang telah mendapatkan pelatihan.
Pengendalian kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara acak dengan melibatkan 20 persen dari total sampel, di mana supervisor kembali mendatangi responden yang telah dipilih.
Dalam pengendalian kualitas ini, tidak ditemukan kesalahan yang signifikan. ***