Baca Juga: Sandiaga Uno: ADWI 2023 Membangun Desa Wisata dengan Tekad Kuat untuk Konsistensi Masyarakat
Penyelenggara Synchronize Festival, David Kart, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan hasil kerjasama yang diperkuat oleh keberhasilan mereka sebelumnya.
Tema "Bhineka Tunggal Musik" pada festival tahun ini mewakili keberagaman dan persatuan dalam musik Indonesia.
Synchronize Festival sendiri telah menjadi magnet bagi para pecinta musik tanah air. Setiap tahunnya, festival ini menyuguhkan acara-acara unik dan bervariasi.
Baca Juga: Perang Sengit di Lapangan: Al-Hilal vs Al-Ettifaq dalam Pertandingan Pekan ke-4 Liga Arab Saudi
Tahun ini, diharapkan 15 hingga 20 ribu penonton akan meramaikan festival tersebut, menikmati penampilan musisi senior dan pendatang baru.
Kolaborasi ini tidak hanya berdampak pada dunia musik, tetapi juga menciptakan semangat persatuan dan kreativitas di tengah masyarakat.
Keberhasilan proyek-proyek ini menggambarkan bahwa musik memiliki kekuatan untuk mengatasi batasan-batasan dan menghubungkan berbagai generasi dan genre menjadi satu harmoni yang indah.
Dengan dukungan dari para pemangku kepentingan di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, semakin banyak proyek kolaborasi menarik dapat diharapkan di masa depan, terus memperkaya panorama musik Indonesia.***