WartaPesona.com - Pemerintah mulai melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya.
BRIN melakukan TMC untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dengan menyemai garam di wilayah Kabupaten Cianjur, Depok, Jakarta Selatan, dan Jakarta Pusat, pada Sabtu (19/8).
Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN Budi Harsoyo, menjelaskan pada Sabtu (19/8) tersebut dilakukan 1 sorti penerbangan penyemaian awan.
Menurut Budi, pada penerbangan sorti 1 selama dua jam sejak pukul 14.15 tersebut, ditaburkan garam semai sekitar 800 kilogram di atas ketinggian 9.000-10.000 kaki.
Baca Juga: Dari 4 model baru, hanya iPhone 15 Pro Max yang dibekali Chip 17 dan lensa periskop, istimewa
Sebelumnya, BMKG memprediksi terdapat potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat bagian Selatan pada 19-21 Agustus 2023.
Kepala Pusat Meteorologi Publik Andri Ramdhani, mengatakan berdasarkan data radar pada Sabtu sore menjelang Maghrib, dilaporkan wilayah Ciomas ke arah Gunung Salak terpantau mendung.
Sedangkan, hujan dengan intensitas ringan terpantau di Bogor Barat, Bogor Selatan, Bojong Gede, Kemang, dan Tenjolaya, pada sekitar pukul 17.27 WIB hingga 19.51 WIB.
Selain itu, daerah Dramaga, Ciomas, Tamansari, Cijeruk, dan Cigombong, juga dilaporkan mengalami hujan intensitas sedang.
"Daerah lain seperti Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Nanggung, juga terjadi hujan ringan pada pukul 19.00 - 21.00 WIB," kata Andri, dikutip dari lama BRIN, Senin (21/8/2023).
Andri mengatakan, peluang untuk melakukan TMC masih terbuka. Namun, cukup berat dilakukan karena kondisi musim kemarau yang minim awan kumulus yang merupakan target penaburan NaCl atau garam.
Sementara itu dari hasil pemodelan atmosfer selama dua hari ke depan, ada peluang hujan di Bogor dan Tangerang Selatan.