Dia mengajak semua pihak untuk bekerja sama demi suksesnya FIBA World Cup 2023, agar menjadi kebanggaan bersama yang akan dikenang di masa depan.
Erick menyebut contoh serupa saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 atau rencana penyelenggaraan FIFA World Cup U-17.
FIBA Basketball World Cup di Indonesia akan melibatkan 32 negara, dengan pertandingan yang berlangsung di Indonesia, Jepang, dan Filipina.
Sebagai tuan rumah, Jakarta akan menjadi tempat penyelenggaraan babak penyisihan dalam dua grup.
Baca Juga: Erick Thohir: PSSI Mendukung Hukuman Maksimal setelah Tragedi Kanjuruhan
Grup G terdiri dari Spanyol, Iran, Pantai Gading, dan Brasil, sementara Grup H berisi Kanada, Latvia, Lebanon, dan Prancis.
Erick menyimpulkan bahwa ini bisa menjadi momen penting untuk membangkitkan semangat basket nasional.
Dia juga mencatat dukungan pemerintah dalam mengembangkan basket dengan pembangunan Indonesia Arena yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Stadion ini, yang dapat menampung 16 ribu penonton, menjadi arena bola basket pertama dan terbesar di Indonesia. ***