WartaPesona.com - Badai Khanun yang telah diperkirakan kedatangannya kini mulai tiba di kawasan Pulau Jeju Republik Korea, Rabu (9/8/203).
Korea Meteorological Administration (KMA) menyebut badai Khanun kemudian menuju ke utara di atas perairan 240 km tenggara Seogwipo Pulau Jeju, pada Rabu malam pukul 08.00 waktu setempat.
Badai Khanun seperti yang sudah diprediksi jalur lintasannya akan terus bergerak ke utara menuju Korea Selatan.
Diperkirakan badai Khanun mulai mendarat di Korea Selatan pada Kamis (10/8) dini hari, dengan intensitas yang tetap kuat.
Sesuai jalur yang diprediksi sebelumnya pula, badai Khanun akan terus bergerak ke utara melintasi pusat kota.
Badai Khanun sesuai jalur perkiraan bahkan akan mendekati Kota Metropolitan Seoul, sekitar 30 km di timur ibu kota Korea Selatan tersebut, Kamis malam.
Fenomena alam badai Khanun Korea Selatan ini menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Indonesia.
Hal itu mengingat saat ini Kontingen Indonesia tengah mengikuti Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan sejak 1 Agustus lalu.
Baca Juga: Video musik Pink Venom Blackpink nominasi MTV Award 2023, tembus 700 juta penayangan di YouTube
Seperti diberitakan sebelumnya, Kontingen Pramuka Indonesia telah dievakuasi ke tempat yang dinilai lebih aman di Wonkwang University di Kota Iksan, Provinsi Jeolla, Korea Selatan.
Lebih dari 30 ribu peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 Korea Selatan di Bumi Perkemahan Saemangeum dievakuasi ke sejumlah lokasi penampungan di Kota Seoul, pada Selasa (8/8).
Baca Juga: Sederet grup musik Kpop masuk nominasi MTV Video Music Award 2023, Blackpink masuk 4 kategori
Sebanyak 1.569 orang anggota Kontingen Pramuka Indonesia dievakuasi ke Wonkwang University, bersama peserta lain dari Polandia, Mongolia, dan India.