WartaPesona.com - Kontingen Indonesia peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 dievakuasi ke Wonkwang University, Korea Selatan untuk menghindari amukan badai Khanun.
Evakuasi besar-besaran menghindari badai Khanun peserta Jambore Pramuka ke-25 di Bumi Perkemahan SaemanGeum menuju ke Seoul dimulai Selasa (8/8/2023) pagi ini.
Untuk menghindari badai Khanun tersebut, Kontingen Indonesia peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 akan dievakuasi ke Wonkwang University, Korea Selatan.
Perjalanan menuju Wonkwang University Korea Selatan dari Bumi Perkemahan SaemanGeum memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan.
Dikutip dari laman pramukadiy, seluruh kontingen Indonesia akan dijadikan satu di kompleks Wonkwang University Korea Selatan tersebut.
Jumlah kontingen Indonesia pada Jambore Pramuka ke-25 di Korea Selatan sebanyak 1.569 orang.
Mereka terdiri dari 37 unit pasukan, dengan masing-masing unit pasukan terdiri dari 4 regu.
Tiap regu beranggotakan 9 peserta berusia 14-17 tahun, dan 1 Pembina Pendamping Regu.
Kontingen Indonesia dipimpin Ketua Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi, juga didampingi 4 orang dokter.
Baca Juga: Sandiaga Uno, Java Camp 2023 : Menguatkan Kolaborasi Komunitas Pariwisata di Magelang, Jateng
Total peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan ini mencapai 43.150 orang, dari 158 negara.
Sementara itu, jumlah peserta Jambore Pramuka Sedunia ke-25 di Korea Selatan yang masih berada di Bumi Perkemahan SaemanGeum sekitar 39 ribu orang dari 153 negara.
Mereka akan dipindahkan ke sejumlah lokasi di Kota Seoul menggunakan 1.000 unit bus besar untuk menghindari badai Khanun.