Baca Juga: Pupuk organik dari eceng gondok, cara membuatnya mudah, cocok untuk bertani di pekarangan rumah
Hasilnya, diketahui Partai Golkar menggelontorkan dana hingga Rp10 miliar untuk belanja iklan media sosial facebook dan instagram. Sedangkan, PSI menghabiskan Rp3 miliar.
Menurut KISP, iklan partai politik tersebut belum termasuk iklan personal yang dilakukan oleh ketua partai.
Misalnya, Airlangga Hartarto yang menghabiskan miliaran rupiah untuk mengiklankan dirinya sendiri.
Berkait sumber atau penerbit iklan, untuk Partai Golkar sebagian besar dibiayai oleh Yayasan Golkar Institute dan beberapa sisanya atas nama perseorangan dan digital agency.
"Sedangkan PSI langsung atas nama Partai Solidaritas Indonesia," kata Trias. ***(KKT)