berita

Sandiaga sebut Reog Ponorogo lokomotif UMKM, selangkah lagi jadi bagian jejaring Kota Kreatif UNESCO

Minggu, 16 Juli 2023 | 21:24 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno, saat menyaksikan Festival Nasional Reyog Ponorogo 2023 di Alun-alun kota setempat, Sabtu (15/7) malam. (ponorogo.go.id)

Bukan tanpa alasan jika Kemenparekraf RI mendukung penuh Kabupaten Ponorogo agar bisa menjadi bagian dari Jejaring Kota Kreatif UNESCO.

Sandiaga mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil penilaian mandiri kabupaten kota kreatif (KaTa) Indonesia tahun 2021, terdapat 365 paguyuban Reog di Ponorogo dengan anggota masing-masing 60 orang.

Baca Juga: Jadi syarat negara maju, Kemenkop UKM kejar target jumlah rasio wirausaha baru capai 3,95 persen hingga 2024

Hal itu berarti ada serapan tenaga kerja sebanyak 24.840 orang, dengan omzet tahunan mencapai Rp5,4 miliar.

Belum lagi, seni kriya yang mengikuti pertunjukan Reog. Mulai kerajinan ganongan, gamelan, rengkek, rakap, caplokan, dan ekek. Ada juga batik khas Ponorogo bermotif reog.

Dari sekitar 273 pelaku seni kriya itu, dalam setahun beromzet sebesar Rp6,4 miliar.

Sementara itu selama gelaran Festival Nasional Reog Ponorogo 2023, Sandiaga memperkirakan ada 145.000 pelaku ekonomi terlibat.

Mulai dari penata kostum, perias, penari, pemain musik hingga penjual souvenir,dan pedagang kaki lima, termasuk UMKM.

Menparekraf Sandiaga juga menyatakan, rencana pembangunan Monumen Reog Ponorogo di Kecamatan Sampung, akan berdampak pada tumbuhnya pelaku usaha UMKM.

Dan, bersamaan itu lapangan pekerjaan tercipta dibarengi peningkatan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun depan dapat terealisasi yang berarti ikut mendukung terbukanya 4,4 juta lapangan pekerjaan,” kata Sandiaga, memungkas. ***(KKT)

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB