berita

Hujan es di negara beriklim tropis jadi fenomena menarik, kenali penyebab dan dampaknya di sini

Selasa, 11 Juli 2023 | 06:00 WIB
Fenomena hujan es terjadi ketika butiran air di atmosfer membeku sebelum jatuh ke permukaan bumi. (Instagram @infobmkg)

WartaPesona.com - Belakangan ini sering kali terjadi hujan es yang ditandai dengan butiran es beku.

Hujan es yang tidak biasa di negara tropis ini pun lalu menjadi fenomena alam yang menarik.

Hujan es terbentuk ketika awan mengandung tetesan air yang membeku dalam udara dengan suhu di bawah titik beku.

Proses ini terjadi ketika partikel debu atau inti pembekuan lainnya berada di udara, dan menyebabkan tetesan air mengkristal menjadi butiran es.

Baca Juga: Aneka makanan berbahan coklat, dari brownies hingga fondue coklat, semua menggoda selera

Butiran es ini tumbuh secara bertahap dengan menyerap tetesan air yang lebih kecil di sekitarnya.

Ketika butiran es tersebut menjadi cukup besar dan berat, mereka jatuh ke bumi sebagai hujan es.

Ukuran dan bentuk butiran es dalam hujan es dapat bervariasi. Ada butiran yang kecil seperti butiran salju kecil yang disebut "hail pellets."

Ada juga hujan es yang memiliki butiran yang lebih besar dan keras, seperti bola es yang disebut "hailstones."

Baca Juga: Kue lontar khas Papua, kudapan sederhana yang melegenda dan punya cerita

Ukuran dan kekerasan hujan es tergantung pada kondisi atmosfer dan proses pembentukan yang kompleks di dalam awan.

Fenomena hujan es dapat terjadi di berbagai bagian dunia, terutama di daerah dengan iklim yang bersifat musiman.

Musim semi dan musim gugur adalah waktu yang paling sering terjadi hujan es.

Namun, hujan es juga bisa terjadi di musim panas atau bahkan di musim dingin, tergantung pada suhu dan kondisi atmosfer yang tepat.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB