WartaPesona.com - Obesitas yang ternyata bisa mengancam nyawa, bisa diatasi dengan berbagai buah dan tanaman herbal yang mudah ditemui.
Buah atau tanaman herbal yang bisa mencegah dan mengatasi obesitas seperti jeruk nipis, teh hijau, temulawak, daun jati belanda, dan banyak lagi.
Tanaman herbal dan buah bisa mengatasi obesitas, karena kandungan senyawa di dalamnya yang mampu mencegah dan mengurangi penimbunan lemak dalam tubuh.
Berikut ini beberapa jenis buah dan tanaman herbal yang bisa mengatasi obesitas, dilansir dari laman sardjito.co.id.
Baca Juga: Begini Posisi Duduk yang Benar bagi Pegawai Kantoran, Nomor 6 Sering Tidak Disadari
Pertama, jeruk nipis. Buah yang kaya vitamin C dan antioksidan ini juga mengandung senyawa kimia seperti limonen, linalin asetat, dan asam sitrat, yang berefek positif melancarkan sistem pencernaan.
Kedua, Teh hijau yang punya kandungan tinggi epigalokatekin (EGCG) yang dapat mempercepat metabolisme dalam tubuh, dan menurunkan kolesterol, sehingga efektif mengatasi obesitas.
Ketiga, Daun Jati Belanda yang mengandung senyawa tanin dan serat yang dapat mencegah penyerapan lemak, gula dan kolesterol.
Keempat, Temulawak karena berdasarkan penelitian pada hewan coba menunjukkan dapat menekan nafsu makan, dan menurunkan kolesterol dan trigliserida serum.
Baca Juga: Kampung Ancol di Jakarta Utara punya Taman Kebugaran baru, dilengkapi fasilitas fitness outdoor
Kelima, ekstrak kulit buah manggis, yang dalam penelitian menunjukkan dapat menurunkan kadar kolesterol, dan efektif untuk menghancurkan lemak dalam tubuh.
Keenam, daun Rosemary yang dalam sebuah studi menunjukkan potensi rosemary bisa mengatasi obesitas dan diabetes melitus, karena efek antihiperlipidemia dan anti-hiperglikemiknya.
M Biomed Unit Pelaksana Fungsional Tawangmangu RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dr Ulfatun Nisa mengatakan beberapa tanaman herbal lain juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi obesitas.
Dia mencontohkan, chitosan, teh mate yang tinggi kandungan kafein, teh oolong, teh jasmin, dan teh hijau, mampu menghambat aktivitas lipase pankreas. Dan, mencegah penyerapan lemak di usus, akibat lemak yang tidak terserap.
Baca Juga: Analisis Klarifikasi Buro Happold: Ketidaksesuaian Pembangunan JIS dengan Panduan yang Ada
Kemudian, rumput laut dan kedelai yang bisa meningkatkan termogenesis melalui peningkatan energi expenditure, sehingga membantu pembakaran kalori dan kelebihan lemak tubuh.
Selain itu juga kunyit, paprika, palm oil, bawang putih, flaxseed, dan kedelai hitam, juga mampu mencegah diferensiasi adiposit. Dan, menghambat adipogenesis dan pembentukan sel-sel lemak.
Kayu manis dan teh herbal, juga bisa meningkatkan metabolisme lipid yang mampu meningkatkan lipolisis, dengan cara menginduksi beta oksidasi atau sekresi noradrenalin dalam sel lemak.
Kemudian lengkuas, yang menurunkan lipid serum, peroksidasi lipid dan akumulasi trigliserida hati.
Selain itu tanaman dringo (Acorus calamus), jintan hitam atau yang biasa dikenal habbatussauda, efektif untuk menurunkan kolesterol total, LDL dan glukosa darah puasa. ***(KKT)