berita

Cara mencegah bau amis daging, dari penyimpanan dan pengolahan

Sabtu, 1 Juli 2023 | 18:11 WIB
Ilustrasi daging kambing yang butuh perlakuan khusus agar tidak amis.. ( @kokot)

Daging umumnya dapat disimpan di dalam freezer pada suhu di bawah -18 derajat Celsius. Karena itu, sebelum menyimpan daging pastikan freezer berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Puspoll Indonesia: PPP perlu segera ambil langkah strategis manfaatkan elektabilitas Sandiaga Uno

Jangan menaruh daging selain di freezer kulkas, karena akan membuat daging tidak akan tahan lama dan dapat menurunkan kualitas daging yang dapat menyebabkan daging berbau amis.

Daging sudah kadaluarsa
Penjelasan yang paling jelas untuk daging yang berbau amis adalah karena daging tersebut telah kadaluwarsa. Jika disimpan dengan benar, daging sapi beku dapat bertahan selama 6-12 bulan.

Ketika daging sudah kedaluarsa, umumnya daging akan berbau tidak sedap dan tampak membusuk atau tidak segar.

Ini adalah beberapa alasan mengapa daging kurban, terutama yang belum diolah, bisa berbau amis.

Baca Juga: Sektor industri dinilai perlu segera terapkan energi terbarukan, alasannya ini

Sangat penting untuk selalu menjaga kesegaran daging sebelum mengonsumsinya.

Mengolah daging kurban agar tidak bau
Ada berbagai cara untuk menghilangkan bau pada daging kurban.

Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami, atau merendam daging kurban selama beberapa menit sebelum dimasak.

Setelah disembelih, segera cuci daging kurban dengan air bersih untuk menghilangkan darah yang mungkin menimbulkan bau tak sedap.

Bersihkan secara menyeluruh, terutama pada bagian yang mengeluarkan darah seperti jeroan. Jangan lupa untuk merendamnya dalam air garam setelahnya.

Sebelum dimasak, rendam daging kurban dalam air garam selama beberapa jam.

Air garam membantu menetralisir bau tak sedap sekaligus melonggarkan serat-serat daging, sehingga lebih mudah dimasak. ***(NAZ)

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB