WartaPesona.com- Idul Adha, juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, adalah salah satu momen penting dalam agama Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Selain melaksanakan ibadah kurban, terdapat juga amalan ibadah puasa sunah yang sangat dianjurkan sebelum merayakan Idul Adha. Dua puasa sunah ini adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.
Dalam artikel ini, kita akan membahas dengan lebih detail mengenai niat puasa Tarwiyah dan puasa Arafah serta keutamaan dari kedua puasa tersebut.
Baca Juga: Tenggelamnya Kapal Selam Wisata Titan menambah duka cerita karamnya Kapal Pesiar Titanic
1. Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah dilakukan pada hari Tarwiyah, yaitu dua hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Pada hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk berpuasa sebagai bentuk ibadah sunah. Puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yang besar, seperti diampuninya dosa oleh Allah SWT dan mendapatkan pahala yang besar.
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah: "نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى"
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah ta'ala."
Baca Juga: Kopi: Minuman Aromatik yang Mencuri Hati Penikmat Rasa dan Aroma
Selain itu, dalam melaksanakan puasa Tarwiyah, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, dan memperbanyak doa.
Hal ini sebagai bentuk persiapan diri menjelang Hari Raya Idul Adha dan sebagai wujud penghormatan kepada ibadah kurban yang akan dilakukan.
2. Puasa Arafah
Puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Zulhijah atau hari Arafah, yang merupakan satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa Arafah juga termasuk dalam ibadah sunah yang sangat dianjurkan.
Baca Juga: Telur Gulung: Kombinasi Sederhana yang Menghadirkan Kelezatan
Hari Arafah merupakan hari yang sangat istimewa di dalam agama Islam, karena pada hari ini, umat Muslim yang berhaji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, salah satu rukun haji.
Bacaan Niat Puasa Arafah: "نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى"
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta'ala."
Puasa Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapuskan dosa-dosa yang lalu dan yang akan datang. Puasa ini juga memberikan pelajaran penting kepada umat Muslim tentang makna pengorbanan dan kesabaran.