WartaPesona.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan Kick-off Pelatihan Wirausaha Digital Mandiri (Widuri) Ekraf yang bertujuan untuk membentuk para pengusaha muda di Indonesia.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan membuka lebih banyak lapangan kerja.
Menurut Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi negara maju dan masuk dalam kategori Indonesia Emas.
Baca Juga: Sapardi Djoko Damono: Mengenang Karya dan Peranannya dalam Sastra Indonesia
Hal ini akan menjadi bonus bagi Indonesia karena 70 persen dari penduduknya merupakan usia produktif, yang belum tentu dimiliki negara lain.
Kemenparekraf berharap generasi muda dapat menjadi mitra utama pemerintah dalam membuka 4,4 juta lapangan kerja.
Salah satunya melalui program Widuri Ekraf. Data terbaru menunjukkan bahwa usaha kreatif lebih cepat menyerap tenaga kerja dan membuka lapangan kerja dibandingkan dengan usaha lainnya.
Kemenparekraf mendorong program Widuri Ekraf sebagai percepatan pemulihan ekonomi dan peningkatan produktivitas dengan melakukan upskilling, reskilling, dan new skilling.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar dapat bersaing di era digital.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Diah Martini Paham, menyatakan bahwa Widuri Ekraf merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu generasi muda Indonesia untuk menjadi pengusaha yang mandiri dan kreatif.
Baca Juga: Dede Yusuf Senang Belajar dari Direktur Ini, terkait 3 A + 3 K Salahsatunya : 'Kere-Aktif'
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa Kemenparekraf dibawah kepemimpinan Menparekraf Sandiaga Uno sangat memperhatikan perkembangan dunia usaha dan kreatif di Indonesia.
Menurut Diah, kegiatan Widuri Ekraf merupakan bentuk komitmen Kemenparekraf dalam menyelaraskan pengembangan SDM dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pelatihan daring dan luring, generasi muda Indonesia didorong untuk meningkatkan produktivitas dan menciptakan lapangan pekerjaan yang luas di sektor ekonomi kreatif.