Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf mendorong pelaku ekraf untuk memanfaatkan platform digital untuk mempromosikan dan menjual produk mereka agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat secara signifikan.
Selain itu, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang dapat mempercepat pertumbuhan produk pelaku ekraf dan UMKM.
Salah satunya adalah TikTok yang telah dilengkapi dengan alat TikTok Shop untuk berbelanja.
Menparekraf Sandiaga berharap agar lebih banyak pemasaran dilakukan secara digital, mengingat bahwa sudah terjadi transformasi dalam hal tersebut. Meskipun memiliki toko fisik (offline store), pelaku ekraf di Cirebon juga memerlukan jangkauan online dengan kekayaan intelektual.
Sandiaga berharap agar pelaku ekraf di Cirebon dapat mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, Menparekraf didampingi oleh Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis Kemenparekraf/Baparekraf, Brigjen TNI Ario Prawiseso dan Direktur Pemasaran Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti. Mereka turut mendukung upaya untuk mengoptimalkan pemasaran berbasis digital di Cirebon dan di seluruh Indonesia. ***