WartaPesona.com - Warga Kampung Susun Aquarium Jakarta mengirimi mantan gubernur Anies Baswedan karangan bunga berisi ucapan ulang tahun dan doa.
“Barakallah fii umrik Abah Anies Rasyid Baswedan. Semoga sehat, bahagia, dan sukses,” demikian ucapan dari warga Kampung Susun Aquarium yang Rabu 7 Mei berulang tahun ke-57.
Kampung Susun Aquarium dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jakarta di era kepemimpinan gubernur Anies Baswedan.
Baca Juga: Ramai Dipersoalkan Publik, Pandji Pragiwaksono Ungkap Kenapa Anies Baswedan Tak Disentil di Mens Rea
Kampung tersebut sebelumnya bernama Kampung Aquarium. Di era gubernur Basuki Tjahaja Purnama akrab disapa Akok, kampung itu dibongkar karena berdiri di tanah seluas 1 hektare secara ilegal.
Kemudian di era Anies Baswedan, pemerintah membangun rumah susun di sana. Warga setempat yang tadinya tinggal di bawah tenda bisa memiliki tempat hunian. Hunian mereka kemudian dinamai Kampung Susun Aquarium.
Memperoleh kiriman karangan bunga dari warga Kampung Susun Aquarium, Anies Baswedan mengunggahnya di akun instagramnya @aniesbaswedan.
“Di halaman rumah, tiba karangan bunga ulang tahun dari warga Kampung Susun Akuarium. Tertulis di sana doa “Barakallah Fii Umrik”, semoga keberkahan menyertai sepanjang usia. Hangat rasanya. Setiap bunganya membawa ingatan kembali ke hari-hari saat bertugas sebagai Gubernur Jakarta, ketika bersama warga dan banyak pihak kami merajut kembali Kampung Akuarium, mengubahnya dari reruntuhan menjadi rumah yang layak. Ikatan yang tertanam di sana, dan di banyak kampung lain di Jakarta, ternyata masih hidup melintasi waktu.”
anBaca Juga: Anies Baswedan: Jakarta Bukan Hanya Ibu Kota Indonesia, Tapi Juga Pusat Diplomasi ASEAN
“Karangan bunga itu mengetuk pertanyaan di dalam benak. Dalam batas usia yang dititipkan, seberapa banyak yang sudah dipakai untuk membawa manfaat bagi sesama?” demikian Anies menulis.
“Ada yang berkata bahwa rata-rata hidup manusia berkisar 4.000 minggu saja. Setiap ulang tahun datang membawa kabar bahwa 52 minggu telah kembali berlalu, mengajak kita berpikir tentang apa saja yang sudah diperbuat di sepanjang usia yang telah berlalu, dan apa yang akan diperbuat di sisa waktunya.”
“Beberapa hari lalu kami sempat bertemu anak-anak muda dalam acara Humanies. Di belakang panggung terbentang kain putih bertuliskan ‘Stop waiting, make the change’. Kalimat sederhana yang menempel di kepala, lama setelah acara selesai.”
“Tulisan itu jadi pengingat. Dalam waktu hidup yang terbatas, perubahan tak perlu ditunggu. Buatlah perubahan. Jadilah perubahan. Dari karangan bunga warga Akuarium serta kalimat di acara Humanies itulah catatan refleksi ulang tahun kali ini ditulis. Gunakanlah waktu yang masih tersisa untuk meninggalkan jejak yang berarti bagi sebanyak mungkin orang.”
Baca Juga: Keakraban Ahok dan Anies: Kejutan Awal 2025 yang Ditunggu Publik