WartaPesona.com - Sebagian publik di media sosial tengah digegerkan dengan insiden penemuan jasad di dalam freezer atau tempat penyimpanan daging pada kios ayam geprek di Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat.
Kasus ini sontak menyita perhatian luas karena kondisi korban yang ditemukan dalam keadaan mengenaskan di tempat yang tidak lazim.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.
Informasi awal viral melalui unggahan media sosial, salah satunya akun Instagram @rumpi_gosip yang menyebut korban merupakan karyawan kios bernama Abdul Hamid (39).
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain di dalam freezer penyimpanan daging ayam di tempatnya bekerja.
Penemuan ini pun memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet sebelum akhirnya pihak kepolisian memberikan keterangan resmi.
Baca Juga: Viral Turis Rusia Terlibat Keributan di Bali, Petinju Lokal Turun Tangan
Pertama Kali Ditemukan oleh Pemilik Kios
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kios ayam geprek “Chicken Alfasa”. Saat itu, pemilik kios baru saja kembali dari kampung halaman usai mudik Lebaran.
Pemilik yang curiga karena kondisi kios tidak seperti biasanya kemudian melakukan pengecekan ke dalam ruko.
Saat itulah ia menemukan jasad di dalam freezer dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Serang Baru.
“Pelapor datang ke Polsek Serang Baru sekitar pukul 09.00 WIB dan melaporkan adanya temuan mayat di dalam freezer di tempat usahanya,” ujar Sumarni dalam keterangannya.
Korban Diketahui Tinggal di Kios
Dari hasil pemeriksaan awal, korban Abdul Hamid diketahui merupakan salah satu dari tiga karyawan di kios tersebut.
Tags
Artikel Terkait
-
Teror Air Keras di Tambun Bekasi Kembali Terjadi, Lansia Jadi Korban saat Berjalan Menuju Masjid
-
Hujan Badai Terjang Cikarang Selatan, Warga Panik Saat Atap Rumah Beterbangan
-
Viral Petugas Klinik Diduga Abaikan Pasien, Asyik Main Game saat Layani Pendaftaran
-
Viral Turis Rusia Terlibat Keributan di Bali, Petinju Lokal Turun Tangan