Korban Alami Luka Bakar
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif. Kondisi korban dilaporkan stabil, meski mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Bukan Kali Pertama Terjadi
Insiden ini menambah daftar panjang teror serupa yang terjadi di kawasan tersebut. Warga setempat, Jefi Samhadi, mengungkapkan bahwa aksi penyiraman air keras bukan pertama kali terjadi di lingkungan mereka.
“Ini sudah yang kedua bahkan ketiga kali,” ujar Jefi saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menjelaskan, sebelumnya pelaku juga pernah menyasar kendaraan milik warga, termasuk sebuah mobil jenis Fortuner yang disiram cairan serupa di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian terbaru.
“Dulu yang kena mobil, sekarang manusia. Ini yang bikin kami makin khawatir,” tambahnya.
Baca Juga: Warga Sintang Angkat Suara soal Jalan Rusak, Aksi Gotong Royong Jadi Sorotan
Warga Diliputi Rasa Resah
Rangkaian kejadian tersebut membuat warga merasa tidak aman, terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Banyak warga kini meningkatkan kewaspadaan, bahkan membatasi aktivitas di luar rumah pada jam-jam rawan.
“Kami resah, takut ada korban berikutnya. Harapannya pelaku cepat ditangkap,” ungkap Jefi.
Sebagian warga juga mulai mendorong pemasangan kamera pengawas tambahan di beberapa titik strategis untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan.
Baca Juga: Maling di Medan Tinggalkan Pesan Menyentuh, Ngaku Terdesak Kebutuhan
Polisi Lakukan Penyelidikan
Menanggapi kejadian ini, aparat kepolisian dari Polsek Tambun Selatan telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Petugas juga tengah menganalisis rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku dan menelusuri rute pelarian mereka.