berita

Warga Sintang Angkat Suara soal Jalan Rusak, Aksi Gotong Royong Jadi Sorotan

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:43 WIB
Viral Jalan Rusak dan Berlumpur di Kabupaten Sintang, Warga Sebut Hanya Ingin Tagih Janji Perbaikan - WartaPesona.com (Suar Hijrah)

Baca Juga: Ramai Kritik untuk Beckham Putra, Bojan Hodak Beri Pembelaan soal Panggilan ke Timnas

Viral Jadi Bentuk Tekanan Sosial

Pengunggah video menegaskan bahwa dirinya akan terus memviralkan kondisi jalan tersebut hingga ada tindakan nyata dari pemerintah.

“Viral terus sampai bagus. Pokoknya akan terus kuviralkan jalan di SP3 Bedayan sampai diperbaiki,” tegasnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk tekanan sosial agar pemerintah lebih responsif terhadap keluhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama.

Baca Juga: Ikuti Saran Menteri Bahlil, Pria Ini Ubah Kebiasaan Masak Demi Hemat Gas LPG

Jalan Rusak Lebih dari 30 Tahun

Dalam unggahan lainnya, warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut telah rusak selama puluhan tahun tanpa perubahan signifikan.

“Dari saya lahir sampai usia 32 tahun, nggak pernah ada aspal di jalan ini. Bukannya makin bagus, malah makin parah,” ungkapnya.

Fakta ini semakin memperkuat keluhan warga bahwa persoalan infrastruktur di wilayah tersebut bukan masalah baru, melainkan telah berlangsung lama tanpa solusi yang memadai.

Penjelasan Pemerintah Daerah

Menanggapi polemik yang berkembang, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat memberikan klarifikasi.

Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, menyatakan bahwa kewenangan perbaikan jalan tersebut berada di tingkat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pemprov Kalbar telah mengalokasikan dana sebesar Rp39 miliar kepada Pemkab Sintang pada Februari 2026 untuk mendukung perbaikan infrastruktur, termasuk jalan rusak.

Sementara itu, Wakil Gubernur Krisantus sebelumnya menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat.

Dengan luas wilayah mencapai lebih dari 147 ribu kilometer persegi dan anggaran sekitar Rp11,1 triliun, pembangunan infrastruktur dinilai membutuhkan prioritas dan waktu yang tidak singkat.

Baca Juga: UMKM Banten Bersinar di Pesta Rakyat Monas, 14.000 Paket Produk Terjual

Harapan Warga untuk Perubahan Nyata

Meski telah ada penjelasan dari pemerintah, warga berharap agar perbaikan jalan dapat segera direalisasikan.

Halaman:

Tags

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB