Baca Juga: Viral Video 3 Toko di Jaktim Ditembak Petasan oleh OTK, Diduga Terkait Penjualan Obat Keras Ilegal
Pelaku Mengintip dari Dalam Rumah
Setibanya di rumah AB, pelaku melihat korban dan AB sedang berkemas karena berencana berpindah tempat kos.
Situasi tersebut membuat pelaku semakin emosi dan memperkuat niatnya untuk melakukan pembunuhan.
Karena pintu rumah tidak terkunci, pelaku kemudian masuk secara diam-diam ke dalam rumah dan bersembunyi di kamar yang berada di sebelah ruangan tempat korban berada.
“Karena pintu rumah tidak terkunci, tersangka masuk ke dalam rumah dan bersembunyi di kamar sebelah. Dari sana tersangka mengintip dan melihat korban bersama AB sedang berpelukan,” jelas Anggoro.
Melihat kejadian tersebut, pelaku MY disebut semakin terbakar emosi dan akhirnya membulatkan tekad untuk melakukan penyerangan.
Serangan Mendadak ke Dalam Kamar
Pelaku kemudian keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung menyerang AB yang berada di dalam kamar. MY memukul kepala AB menggunakan kayu yang telah dipasangi paku.
“Tersangka langsung menuju kamar dan memukul kepala AB menggunakan kayu yang sudah dipasangi paku sebanyak satu kali hingga kayu tersebut patah,” terang Anggoro.
Serangan tersebut membuat AB terhuyung. Dalam kondisi tersebut, AB dan AS sempat berusaha melakukan perlawanan untuk mempertahankan diri.
Namun, pelaku yang sudah gelap mata kembali melanjutkan aksinya dengan mengambil pisau dapur yang berada di lokasi. Pisau tersebut kemudian digunakan untuk menusuk AB.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius. Peristiwa tersebut terjadi dalam waktu singkat sebelum akhirnya pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
Pelaku Menyerahkan Diri
Setelah melakukan aksinya, pelaku MY tidak melarikan diri jauh. Pada hari yang sama, sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku justru mendatangi Polresta Barelang untuk menyerahkan diri.
Polisi yang menerima kedatangan pelaku kemudian langsung melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan terkait peristiwa tersebut.