Di tengah perjalanan, ia mulai merasa tidak nyaman karena ada seseorang yang berdiri tepat di belakangnya.
Untuk memastikan apa yang terjadi, korban kemudian mencoba merekam situasi di sekitarnya menggunakan ponsel.
Tak lama setelah itu, korban terlihat menangis sambil tetap mengarahkan kamera ke arah pria yang diduga sebagai pelaku.
Dalam rekaman tersebut, seorang penumpang lain sempat menanyakan siapa orang yang dimaksud oleh korban.
“Yang mana, Mbak, orangnya?” tanya seorang penumpang.
Namun pria yang dituding sebagai pelaku membantah tuduhan tersebut.
“Saya nggak ngapa-ngapain,” jawab pria berjaket tersebut.
Terjadi Saat Kondisi Gerbong Padat
Dalam penjelasannya di media sosial, korban mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan tersebut terjadi saat kondisi kereta sangat padat.
Menurutnya, terduga pelaku berdiri tepat di belakangnya sehingga memanfaatkan situasi sempit di dalam gerbong.
Korban menuturkan bahwa pria tersebut beberapa kali diduga menggesekkan alat kelaminnya ke bagian belakang tubuh korban. Selain itu, pelaku juga disebut sempat memegang pinggul korban.
Saat korban mencoba mengambil ponselnya, ia mengaku sempat melihat pantulan wajah pria tersebut dari layar ponsel yang digunakannya.
Hal itulah yang kemudian membuat korban semakin yakin untuk merekam kejadian tersebut sebagai bukti.
Dalam unggahannya, korban juga mengatakan bahwa ia sengaja membagikan pengalamannya agar perempuan lain dapat lebih waspada ketika menggunakan transportasi umum.
“Sengaja di up di sini biar teman-teman cewek bisa lebih aware dan berani lagi untuk lawan pulu-pulu jelek kayak gini,” tulisnya.