berita

Semangat Imlek 2577, Diplomasi Budaya Indonesia–Tiongkok Lewat Simbol Kuda Api

Senin, 2 Maret 2026 | 10:49 WIB
Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577 - WartaPesona.com (Nusra Inside)

WartaPesona.com – Momentum perayaan Imlek Festival 2577 dimanfaatkan sebagai panggung diplomasi kreatif antara Indonesia dan Tiongkok.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2577, Irene Umar, memimpin prosesi pertukaran maskot Kuda Api yang menjadi simbol persahabatan dan penguatan hubungan kedua negara.

Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan sarat makna, menandai komitmen bersama Indonesia dan Tiongkok untuk terus mempererat hubungan melalui pendekatan budaya dan ekonomi kreatif.

Pertukaran maskot Kuda Api dilakukan secara langsung antara Irene Umar dan Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Wang Siping.

Simbol Diplomasi Kreatif Indonesia–Tiongkok

Dalam keterangannya pada Kamis (26/2), Irene Umar menegaskan bahwa Imlek Festival 2577 bukan sekadar perayaan tradisi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat diplomasi kreatif lintas negara.

“Kita tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga merayakan persahabatan. Pertukaran maskot Kuda Api ini menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Tiongkok, bukan hanya people to people, tetapi juga mascot to mascot,” ujar Irene.

Menurutnya, Kuda Api dipilih sebagai maskot karena merepresentasikan semangat, keberanian, daya juang, serta optimisme yang relevan dengan tantangan global saat ini.

Filosofi tersebut diharapkan dapat menjadi energi positif dalam memperkuat kolaborasi Indonesia–Tiongkok, khususnya di sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan pertukaran budaya.

Baca Juga: Tresnany Moonlight Ungkap Langit Dubai Mencekam, Puluhan Roket Iran Terdeteksi di Wilayah Uni Emirat Arab

Harmoni Budaya di Ruang Publik

Irene juga menekankan bahwa perayaan Imlek di ruang publik Indonesia mencerminkan kekuatan bangsa dalam merawat keberagaman.

Keharmonisan lintas budaya ini, kata dia, menjadi modal sosial penting dalam membangun kepercayaan internasional dan memperluas kerja sama lintas sektor.

“Indonesia memiliki kekuatan besar dalam keberagaman. Imlek Festival ini adalah contoh bagaimana budaya bisa menjadi jembatan kolaborasi, tidak hanya antar komunitas, tetapi juga antarnegara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa diplomasi budaya yang konsisten akan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang inklusif dan terbuka di mata dunia.

Baca Juga: Imbas Perang Israel–Iran, Lalu Lintas Udara Timur Tengah Lumpuh dan Penerbangan Internasional Terganggu

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB