berita

Mahasiswa RI Rasakan Manfaat Student Exchange di UEA, Hasil Diplomasi Prabowo Subianto Semasa Menhan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:32 WIB
Mahasiswa Indonesia Bersyukur Jalani Student Exchange di UEA, Buah Diplomasi Prabowo Saat Menhan - WartaPesona.com (X : @RadioElshinta)

WartaPesona.com - Mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan dapat mengikuti program student exchange di Rabdan Academy, Uni Emirat Arab (UEA).

Program ini dinilai menjadi bukti nyata keberhasilan diplomasi pertahanan Indonesia yang dirintis sejak Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Salah satu peserta program, Sersan Mayor Dua Kadet Matematika Alif Shahnur, menuturkan bahwa kesempatan belajar di luar negeri memberinya pengalaman berharga sekaligus wawasan global yang akan dibawa pulang untuk memperkuat sistem pertahanan nasional.

Ia mengikuti program pertukaran pelajar selama satu semester di Faculty of Homeland Security Rabdan Academy, yang secara khusus berfokus pada isu keamanan nasional, manajemen krisis, dan ketahanan negara.

“Rabdan Academy, program ini pencetusnya adalah Bapak Presiden sendiri,” ujar Alif pada Rabu (25/2).

Baca Juga: Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Prabowo Dijadwalkan Bertemu MBZ di Abu Dhabi

Buah Diplomasi Pertahanan Sejak 2022

Program student exchange ini merupakan bagian dari kerja sama strategis Indonesia–UEA di bidang pendidikan pertahanan.

Kerja sama tersebut dibangun sejak 2022, ketika Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

Investasi di sektor pendidikan pertahanan dipandang sebagai langkah jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, seiring dengan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terus dilakukan pemerintah.

Melalui Rabdan Academy, mahasiswa Unhan mendapatkan akses pada sistem pendidikan pertahanan berstandar internasional yang memadukan teori akademik, studi kasus global, dan praktik lapangan.

Baca Juga: Sidang Etik Rampung, Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Pelajar di Maluku Resmi Dipecat Tidak Hormat

Tantangan Budaya dan Wawasan Global

Alif mengakui bahwa menempuh pendidikan di luar negeri bukan tanpa tantangan. Perbedaan budaya, bahasa, dan sistem pembelajaran menjadi ujian tersendiri bagi para mahasiswa.

“Tantangan yang paling sering kami hadapi selama di luar negeri mungkin bagaimana menghadapi perbedaan kultur,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai tantangan tersebut justru membentuk kedewasaan berpikir dan memperluas sudut pandang dalam melihat persoalan pertahanan dan keamanan.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB