“Dari kecil kita ajarkan dia untuk berpuasa kalau bulan Ramadan itu wajib, ngelatih,” lanjutnya.
Baca Juga: Belum Punya Hunian Layak, Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Jalani Hari di Tenda Darurat
Harapan dan Doa di Tengah Keterbatasan
Dalam video berdurasi 37 detik tersebut, sang ibu juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat luas agar keluarganya, serta para korban bencana lainnya, diberi kekuatan dalam menjalani Ramadan tahun ini.
“Tapi ya begini, Insya Allah lah. Minta doa dari semua yang ada, yang melihat ini. Kami minta doa untuk berikan kami kesabaran dan ketabahan. Kesehatan terutama untuk menyambut bulan Ramadan,” tuturnya.
Doa dan harapan serupa juga disampaikan oleh warga pengungsian lainnya. Ramadan yang biasanya identik dengan kebersamaan keluarga dan hidangan berbuka kini harus dijalani dalam suasana darurat, dengan keterbatasan pangan dan fasilitas penunjang ibadah.
Baca Juga: Pemulihan Pascabencana, Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut Perbaikannya
Kebutuhan Dapur Umum Menjelang Ramadan
Kondisi pengungsian yang semakin sepi relawan turut menambah beban warga. Seiring waktu, sebagian relawan telah kembali ke daerah asal, sementara sejumlah warga memilih pulang ke rumah kerabat atau mencoba bertahan di sisa bangunan rumah masing-masing.
Hal ini membuat banyak dapur umum yang sebelumnya aktif kini mulai berhenti beroperasi.
Dalam unggahan video lainnya yang beredar di media sosial pada Jumat, 13 Februari 2026, seorang warga Aceh Tamiang menyampaikan harapannya agar dapur umum kembali dibuka selama Ramadan.
“Kita mengharapkan dapur umum. Kalau ingat itu, kami nggak sanggup,” ujarnya sambil terisak.
Ia juga mengungkapkan bahwa kebiasaan sahur dan berbuka puasa tahun ini akan sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ketiadaan lemari pendingin membuat warga harus memasak makanan sesaat sebelum dikonsumsi, karena bahan pangan seperti ikan dan sayur mudah rusak.
“Kalau dulu, masak dari malam. Sekarang nggak bisa. Nggak ada kulkas, masak harus cepat, kalau tidak basi,” katanya.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Pembangunan Huntara di Sumbar Dipercepat Pemerintah
Ramadan di Tengah Ujian
Bagi warga Aceh Tamiang, Ramadan 2026 bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga masa ujian kesabaran dan ketabahan.