Ia menekankan bahwa proyek tersebut akan dikelola secara profesional dan berorientasi pada kepentingan jemaah, sehingga tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga efisiensi biaya.
Kampung haji dirancang sebagai kawasan terintegrasi, yang tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga berbagai layanan pendukung ibadah, seperti fasilitas kesehatan, katering halal, transportasi, hingga pusat layanan jemaah.
Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap biaya akomodasi dan logistik jemaah haji maupun umrah dapat ditekan secara signifikan.
Baca Juga: Kampung Haji Dibangun, Indonesia Catat Sejarah Beli Properti di Mekah dan Madinah
Pemerintah Utamakan Kepentingan Rakyat
Selain membahas kebijakan haji, Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya akan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segala kepentingan lainnya.
Ia menyatakan, seluruh kebijakan pemerintah harus berpihak kepada kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam penyelenggaraan ibadah keagamaan.
Prabowo juga berharap umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah bulan Ramadan dengan rasa aman, tenang, dan berkecukupan.
“Saya ingin rakyat kita bisa beribadah dengan khusyuk, dengan hati yang sejuk, dan kehidupan yang cukup. Itu adalah tanggung jawab negara,” ucapnya.
Baca Juga: Penarik Becak di Lamongan Lega Gunakan Becak Listrik : Lebih Ringan dan Hemat Tenaga
Apresiasi untuk NU
Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada Nahdlatul Ulama yang telah berkiprah selama satu abad dalam menjaga persatuan, toleransi, serta kedamaian bangsa Indonesia.
Ia menilai NU memiliki peran besar dalam merawat nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang moderat.
Menurut Prabowo, keberagaman suku, agama, dan latar belakang bukanlah penghalang bagi bangsa Indonesia untuk hidup rukun dan bersatu.
“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman adalah kekuatan kita sebagai bangsa,” tegasnya.
Menutup pidatonya, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar NU yang dinilainya konsisten menjaga martabat dan kebesaran Indonesia sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.
“Terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat dan kebesaran bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo. *****