berita

Prabowo Dorong Gerakan Indonesia ASRI : Kepala Daerah Diminta Tertibkan Baliho dan Spanduk untuk Kota Lebih Indah

Selasa, 3 Februari 2026 | 19:53 WIB
Prabowo Gagas Gerakan Indonesia ASRI, Fokus Penertiban Baliho dan Spanduk Demi Keindahan Kota - WartaPesona.com (Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026)

WartaPesona.com - Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya kebersihan dan estetika kota dalam taklimatnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Dalam kesempatan itu, Presiden menggagas Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) sebagai wujud komitmen pemerintah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Salah satu fokus utama Gerakan ASRI adalah penertiban baliho, spanduk, dan reklame yang mengganggu pemandangan kota.

Prabowo mengaku risih melihat banyaknya baliho dan spanduk berukuran besar yang memenuhi jalanan kota di berbagai daerah.

Baca Juga: Prabowo Tekankan Penanganan Sampah di Rakornas : Sinergi Pusat dan Daerah Wajib Ditingkatkan

“Ketika saya ke Balikpapan, Kalimantan Timur, spanduk besar-besar begitu mencolok. Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pemandangannya sama. Bahkan, di perjalanan pulang ke Hambalang, Bogor, spanduk tetap terbentang di sepanjang jalan,” ujar Prabowo.

Ia mencontohkan salah satu spanduk yang mempromosikan “ayam goreng, pesan satu dapat satu free” dengan ukuran sangat besar, yang menurutnya mengurangi keindahan kota.

Presiden menegaskan bahwa wisatawan datang ke Indonesia untuk menikmati keindahan alam dan kota, bukan untuk melihat jalanan yang penuh spanduk dan iklan.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Visi Hidup Layak bagi Seluruh Rakyat Indonesia : Makan Cukup, Sehat, Sekolah Baik, Penghasilan Memadai

Bogor, misalnya, pernah dikenal sebagai kota yang indah di era Presiden Soekarno, dan hal tersebut harus dijaga.

Untuk itu, Prabowo memerintahkan kepala daerah, aparat pemerintah, dan pengusaha untuk duduk bersama dan membahas penertiban baliho serta spanduk.

Aparat diminta berkomunikasi dengan asosiasi pengusaha seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan asosiasi lainnya agar penertiban dilakukan secara tertib dan profesional.

Selain itu, Presiden juga menyoroti kabel listrik yang berseliweran di jalan protokol sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang rapi dan aman.

Ia menekankan, pengaturan kabel, reklame, dan spanduk harus sejalan dengan konsep estetika kota dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB