WartaPesona.com – Linimasa media sosial dalam beberapa hari terakhir diramaikan oleh kisah seorang
pedagang es jadul alias es gabus yang sempat dituding menggunakan bahan spons oleh aparat kepolisian di wilayah Jakarta Pusat.
Tuduhan tersebut memicu kegaduhan publik, empati warganet, hingga berujung pada klarifikasi resmi dan gelombang bantuan bagi sang pedagang.
Pedagang es jadul tersebut diketahui bernama Sudrajat, seorang kakek asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang sehari-hari berjualan es gabus untuk menghidupi keluarganya.
Video yang memperlihatkan aparat mempertanyakan bahan dagangan Sudrajat sempat viral dan memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan pangan.
Baca Juga: Setelah Berbulan-bulan Mengungsi, Korban Banjir Agam Sumbar Kini Tempati Huntara
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh pihak kepolisian, es gabus yang dijual Sudrajat dipastikan tidak mengandung bahan berbahaya.
Produk tersebut dinyatakan aman dan layak dikonsumsi, sekaligus membantah dugaan penggunaan bahan spons atau busa kasur.
Kepastian ini menjadi titik balik bagi nasib Sudrajat. Kediamannya di Kabupaten Bogor kini ramai didatangi sejumlah pihak,
termasuk perwakilan Bupati Bogor, yang datang membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian dan pemulihan atas kegaduhan yang sempat terjadi.
Dalam unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Rabu (28/1/2026), terlihat Sudrajat menerima berbagai bentuk bantuan.
Bantuan tersebut tidak hanya bersifat simbolik, tetapi menyentuh langsung kebutuhan dasar keluarga.
“Bantuan yang diberikan bukan sekadar simpati. Rumah tidak layak huni akan dibedah, Pak Sudrajat kini terdaftar sebagai penerima BPJS PBI,” tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, anak Sudrajat yang sempat putus sekolah juga dipastikan dapat kembali melanjutkan pendidikannya.
Tags
Artikel Terkait
-
Ahok Beberkan Pengalaman Pahit Selama Pimpin Pertamina di Sidang Korupsi Minyak
-
Ahok Bongkar Kebiasaan Direksi Bertemu di Lapangan Golf dalam Kasus Korupsi Minyak
-
Aksi Petugas SPPG Menantang Ombak Danau Sentani Demi Antar MBG
-
Setelah Berbulan-bulan Mengungsi, Korban Banjir Agam Sumbar Kini Tempati Huntara