berita

Dua Bulan Pascabanjir, Air Bersih Masih Jadi Keluhan Utama Warga Bener Meriah

Selasa, 27 Januari 2026 | 11:15 WIB
Warga Samar Kilang di Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Aceh, kini mengalami kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari - WartaPesona.com (Signal24)

WartaPesona.com - Kesulitan mendapatkan air bersih membuat warga Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Aceh harus berjalan kaki atau menempuh perjalanan cukup jauh ke wilayah lain.

Kondisi ini mengingatkan warga pada masa-masa sulit pascabanjir, ketika mereka harus mengantre panjang demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.

“60 hari yang lalu, cari minyak ke Kem. Sekarang cari air ke Keken,” demikian bunyi keterangan dalam unggahan akun Instagram @keber_samar__kilangg pada Senin, 26 Januari 2026.

“Kami butuh air bersih karena air bersih yang dulu sudah habis dibawa banjir dan longsor,” tulis akun tersebut.

Dalam video yang diunggah, tampak puluhan warga membawa jeriken dan galon air, mengantre di pinggir jalan untuk mendapatkan air bersih dari pipa darurat.

Pipa tersebut disambungkan dari sebuah sumur di kawasan pegunungan dan dialirkan ke tepi jalan raya yang rusak akibat banjir dan longsor.

Baca Juga: Jalan Terputus Pascabanjir, Anak-anak di Aceh Utara Kesulitan Berangkat Sekolah

Air untuk Minum hingga Mandi

Air yang diambil warga tersebut digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar, mulai dari minum, memasak, hingga mandi.

Dalam salah satu video lain, perekam menyampaikan betapa sulitnya kondisi yang dihadapi warga Samar Kilang saat ini.

“Ini kondisi masyarakat Samar Kilang untuk mengambil air bersih untuk minum, mandi, dan memasak. Luar biasa ya,” ucap perekam video.

Ia juga menyampaikan keluhan tersebut dengan nada bercanda, meski menggambarkan kondisi yang memprihatinkan.

“Kalau kemarin mencari minyak ke Kem, sekarang kami harus mencari air ke Keken. Aduh, beda tipis sih Kem dan Keken,” lanjutnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Desa Penakir Pemalang, Warga Cerita Air Datang Berulang hingga Dini Hari

Relawan dan Nakes Ikut Kesulitan

Tak hanya warga, para relawan dan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di wilayah tersebut juga merasakan dampak krisis air bersih.

Halaman:

Tags

Terkini