“(Hal tersebut) untuk memastikan status kepegawaiannya, lalu dilakukan pembinaan di tempat,” sambung keterangan dalam unggahan tersebut.
Razia ini menjadi perhatian publik lantaran menampilkan momen para ASN yang tampak panik dan berlarian saat didatangi petugas.
Video tersebut pun dengan cepat menyebar dan memicu beragam respons dari warganet.
Baca Juga: SBY Prediksi Dampak Mengerikan PD III, Korban Jiwa Disebut Bisa Capai Miliaran Akibat Nuklir
Penertiban ASN Akan Digelar Secara Rutin
Menanggapi kejadian tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Tarmizi, menegaskan bahwa razia
dan pengawasan terhadap ASN akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di berbagai wilayah Aceh.
Dalam pernyataannya yang dikutip dalam unggahan tersebut, Tarmizi menekankan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya menegakkan disiplin aparatur sipil negara.
“Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan aparatur yang disiplin, profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik.
Oleh karena itu, kedisiplinan dalam mematuhi jam kerja menjadi salah satu indikator penting profesionalisme aparatur pemerintah.
Baca Juga: Mobil Panther Meluncur Tanpa Pengemudi di Tol Japek, Dikabarkan Sopir Meninggal Dunia
Tuai Beragam Reaksi Warganet
Hingga Jumat, 23 Januari 2026, unggahan video tersebut telah disukai oleh sekitar 2.625 pengguna Instagram.
Kolom komentar pun dipenuhi berbagai tanggapan dari warganet, mulai dari dukungan terhadap langkah Satpol PP hingga kritik bernada satire.
“Di polisi ada Propam, di Pemda ada Satpol PP yang bikin ketar-ketir,” tulis seorang warganet melalui akun @rehan.kzl.
Sementara itu, warganet lain menilai penertiban semacam ini lebih tepat sasaran dibandingkan razia terhadap pedagang kecil.