Ayah Survivor Ikut Turun ke Gunung
Di tengah operasi pencarian yang berlangsung, kisah mengharukan datang dari ayah Syafiq, Dhani Rusman.
Ia turut terlibat langsung dalam pencarian dengan berangkat dari Posko Jayadipa bersama para relawan pada Sabtu, 2 Januari 2026.
Keikutsertaan sang ayah menjadi simbol harapan dan ikhtiar keluarga yang tak ingin menyerah mencari putra tercinta.
Meski demikian, keterbatasan kondisi fisik dan situasi di lapangan membuat Dhani harus menghentikan pendakian dan kembali ke basecamp sebelum mencapai pos yang direncanakan.
Awalnya, ia direncanakan naik hingga Pos 9. Namun, demi keselamatan dan efektivitas pencarian, tim memutuskan agar Dhani tidak melanjutkan perjalanan lebih jauh.
Baca Juga: AS Tuduh Nicolas Maduro Terlibat Narkotika Internasional, Istana Presiden Venezuela Bereaksi Keras
Pemkot Magelang Lakukan Pendampingan
Pemerintah Kota Magelang turut memberikan perhatian serius terhadap peristiwa ini. Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menyatakan pihaknya terus melakukan pendampingan terhadap keluarga Syafiq sejak awal kejadian.
“Kami dari Pemkot Magelang terus membersamai keluarga, memantau perkembangan, dan memberikan dukungan. Kami juga telah melakukan penggalangan dana,” ujar Damar, Selasa, 6 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa Syafiq merupakan putra dari salah satu staf Pemkot Magelang, sehingga secara moral dan institusional pemerintah daerah merasa memiliki tanggung jawab untuk hadir.
Dana yang terkumpul, menurut Damar, akan digunakan untuk mendukung kebutuhan logistik, koordinasi lapangan, serta keperluan lain yang berkaitan dengan pencarian lanjutan.
Baca Juga: Ferry Irwandi : Pendidikan Berkualitas Melahirkan Individu yang Berdampak bagi Lingkungan Sekitar
Kronologi Hilangnya Syafiq di Gunung Slamet
Syafiq diketahui mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran.
Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari tanpa menginap.
Namun, saat berada di jalur pendakian, Himawan mengalami kondisi kesehatan yang menurun. Syafiq kemudian memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan.
Sejak saat itu, Syafiq tak lagi bisa dihubungi. Himawan akhirnya ditemukan selamat oleh tim SAR pada Selasa, 30 Desember 2025 di sekitar Pos 9. Sementara Syafiq hingga kini belum ditemukan.