berita

Kemenkes Intensifkan Respons Medis : Pos Kesehatan Lapangan Dibuka, Tim Ahli Diterjunkan ke Daerah Bencana

Jumat, 28 November 2025 | 13:31 WIB
Penanganan Banjir dan Longsor Sumatera Utara, Pratikno Sebut Tim Gabungan Berbagai Kementerian Sudah Bergerak - WartaPesona.com (KOMPAS.com)

WartaPesona.com — Pemerintah pusat kembali menggelar rapat darurat setelah rangkaian banjir dan longsor melanda tiga provinsi sekaligus : Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Rapat yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, itu membahas percepatan penanganan di tengah kondisi infrastruktur yang porak-poranda.

Pratikno menjelaskan bahwa dampak bencana kini semakin meluas. Banyak jalur darat terputus, jembatan runtuh, dan akses vital lumpuh total sehingga distribusi bantuan menjadi terhambat.

“Banjir dan longsor ini telah memutus akses di banyak titik. Namun tim dari semua kementerian sudah turun ke lapangan,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 27 November 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah berada di posko utama di Tarutung, Sumatera Utara, untuk mengawal implementasi penanganan langsung di daerah paling terdampak.

“Beliau nanti juga akan memastikan penanganan berjalan optimal di Sumatera Barat dan Aceh,” tambahnya.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Beruntun di Pulau Sumatera : Pemerintah Percepat Evakuasi dan Pemulihan Akses

Kemenkes Siaga Total :  Rapid Assessment hingga Pelayanan Mobile. 

Dalam rapat tersebut, perwakilan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan health rapid assessment di titik-titik bencana untuk memetakan kebutuhan medis.

Selain itu, posko kesehatan didirikan di area pengungsian, sementara tim layanan mobile berkeliling melayani warga yang terisolasi.

“Seluruh fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit telah disiagakan untuk melayani warga terdampak,” kata perwakilan Kemenkes.

Untuk merespons lonjakan kebutuhan medis, pemerintah juga mengirim logistik kesehatan, obat-obatan, bahan medis habis pakai, serta paket makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil.

Tenaga Medis Tambahan Dikirim ke Lokasi Bencana

Kemenkes mempertebal lini pertahanan kesehatan dengan mengerahkan tenaga medis cadangan. Mereka terdiri atas dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan, serta epidemiolog.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB