“Dampaknya nyata: biaya transportasi turun, harga komoditas pertanian lebih kompetitif, UMKM bisa berkembang, dan daya beli masyarakat ikut menguat,” kata Yuliot.
Tekad Pemerintah
Distribusi BBM ke wilayah 3T bukan perkara mudah. Pertamina dan mitra usaha memanfaatkan moda transportasi beragam, mulai dari kapal laut, truk tangki, hingga pesawat. Penyalur pun dibangun dalam berbagai model: SPBU reguler, SPBU mini (SPBU Kompak), hingga sub-penyalur yang bermitra dengan koperasi maupun UMKM lokal.
“Pemerintah berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini melalui langkah transparan, terukur, dan partisipatif. BBM Satu Harga adalah bukti bahwa keadilan energi bukan sekadar jargon, tetapi benar-benar dirasakan seluruh rakyat Indonesia,” tutup Yuliot. ***