berita

Lebih Cepat dari Pemerintah, Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri

Selasa, 23 September 2025 | 05:39 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. (Dok. Polri.go.id)

WartaPesona.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit memulai langkah reformasi Polri dengan membentuk tim internal di institusinya.

Ada 52 Perwira Tinggi (Pati) yang masuk ke dalam jajaran Tim Reformasi Polri bentukan Kapolri ini yang akan diketuai oleh Kalemdiklat Polri Komjen Chrysnanda Dwilaksana.

“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta pada Senin, 22 September 2025.

Sementara itu, pembentukan Tim Reformasi oleh Kapolri ini dikuatkan dalam Surat Perintah (Sprin) Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025 yang ditandatangani pada 17 September 2025 lalu.

Sprin tersebut menjadi arah Polri untuk bekerja sama dengan pemerintah beserta stakeholder melalui pendekatan yang sistematis.

Baca Juga: Telisik Kasus Dugaan Suap Proyek DJKA yang Mencatut Nama Bupati Pati Sudewo

Transformasi ini, menurut Trunoyudo juga menjadi upaya agar Polri bisa sesuai dengan harapan masyarakat di mana prosesnya akan melibatkan seluruh satuan kerja dan wilayah sesuai dengan Grand Strategy Polri 2025-2045.

Usulan Reformasi Polri dari GNB

Sebelumnya, pada 11 September 2025 lalu, sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 3 jam itu, salah satu topik pembahasannya mengenai pembentukan reformasi kepolisian.

Baca Juga: Presiden Prabowo Saksikan Defile Pasukan di Akmil Magelang: Wujud Kedisiplinan dan Sinergi TNI-Polri

Ketua Majelis Pertimbangan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom yang turut hadir dalam pertemuan itu menyatakan bahwa Presiden Prabowo menyambut baik usulan tersebut.

“Tadi juga disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian yang disambut juga oleh Pak Presiden akan segera membentuk tim atau komisi reformasi kepolisian,” ujar Gomar saat jumpa pers usai pertemuan dengan Prabowo saat itu.

“Saya kira ini juga atas tuntutan dari masyarakat yang cukup banyak,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB