berita

Telisik Tuntutan Aksi 'Blokir Semuanya' di Prancis, dari Kemelut Pajak hingga Tolak PM Loyalis Macron

Sabtu, 13 September 2025 | 12:44 WIB
Presiden Prancis, Emmanuel Macron diprotes masyarakat negaranya dalam aksi bertajuk ‘Blokir Semuanya’. (Instagram.com/@emmanuelmacron)

Menurut laporan Al-Jazeera pada Kamis, 11 September 2025, seruan agar Macron mundur pun terdengar di tengah kerumunan.

"Sama saja masalahnya, Macron lah masalahnya, bukan para menteri. Dia harus mundur!" tegas seorang demonstran lain bernama Fred.

Baca Juga: Tanggapi Isu Dana Investasi Rp70 Miliar Raib, BCA Pastikan Sistem Aman

Meski berlangsung damai di beberapa wilayah, aksi ini juga diwarnai bentrokan.

Salah satunya, terjadi di Paris. Polisi 'anti huru-hara' di Prancis terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang bertahan di jalanan.

Bentrok tersebut berujung pada penangkapan massal. Hanya di Paris saja, hampir 200 orang ditahan karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

Hingga kini, data dari Kementerian Dalam Negeri Prancis mencatat ratusan orang diamankan di berbagai kota. Dari jumlah itu, 415 orang masih ditahan otoritas keamanan setempat.***

 

Halaman:

Tags

Terkini

PWI Mengecam Pernyataan Hotman Paris Hutapea

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:45 WIB