WartaPesona.com - Jakarta — Musim hujan kembali menjadi mimpi buruk bagi warga ibu kota. Hingga Minggu sore (672025), tercatat sebanyak 53 RT di Jakarta terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung.
Wilayah Jakarta Timur menjadi yang terdampak paling parah, khususnya di Kelurahan Cawang.
Genangan di kawasan ini mencapai hampir 3 meter, memaksa sejumlah warga mengungsi atau menyelamatkan barang seadanya.
“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 53 RT,” ungkap Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.
Baca Juga: Banjir Parah Rendam Mataram, Warga Selagalas Terjebak hingga Atap Rumah
Kondisi diperburuk dengan status Bendungan Katulampa yang berada di level Siaga 3 akibat hujan deras di kawasan hulu.
Pemerintah DKI Jakarta langsung merespons cepat dengan menerjunkan petugas gabungan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air dan membuka saluran tersumbat.
“Kami pastikan koordinasi berjalan dengan seluruh jajaran lurah dan camat untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” tambah Yohan.
Baca Juga: Tragedi KMP Tunu: Pemilik Kapal Akhirnya Buka Suara, Minta Maaf dan Siap Evaluasi Keselamatan
Tim BPBD juga membuka layanan darurat 24 jam dan mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika terjadi peningkatan air atau membutuhkan evakuasi.
Target saat ini adalah menyurutkan genangan secepat mungkin, serta menghindari jatuhnya korban jiwa dan gangguan aktivitas warga yang lebih luas.
Baca Juga: Solidaritas Teruji di Tengah Longsor Puncak Bogor, Proses Evakuasi Terus Berlanjut
Musibah ini kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan tata air dan kesiapsiagaan warga menghadapi banjir tahunan di Jakarta.