berita

Penguatan Diplomasi Budaya: Presiden Prabowo dan PM Paetongtarn Kunjungi Pameran Seni dan Kuliner Thailand

Selasa, 20 Mei 2025 | 23:42 WIB
PM Thailand Paetongtarn Shinawatra mengajak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mengunjungi sebuah pameran budaya khas Thailand yang digelar di aula Gedung Santi Maitree, kompleks Government House, Bangkok, pada Senin (19/05/2025). (Foto: Setneg.go.id)

WartaPesona.com- Dalam nuansa keakraban yang sarat makna, Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, menyambut Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kunjungan resmi yang dihiasi sentuhan budaya.

Salah satu momen paling berkesan terjadi saat keduanya mengunjungi pameran seni dan kuliner khas Thailand di aula Gedung Santi Maitree, kompleks Government House, Bangkok, Senin (19/05/2025).

Pameran ini bukan sekadar agenda pendamping sebelum jamuan resmi, melainkan jendela untuk saling memahami nilai budaya yang menjadi denyut nadi masyarakat masing-masing negara.

Baca Juga: Fasilitas Transportasi Inklusif: Bus Khusus Angkut Jemaah Lansia dari Bandara Jeddah ke Makkah

Presiden Prabowo tampak terpesona menyaksikan langsung proses pembuatan kerajinan tangan khas Thailand, dan dengan penuh perhatian berdialog dengan para pengrajin.

Ketertarikan Presiden tidak hanya pada teknik, tetapi juga pada filosofi dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tiap karya.

Suasana semakin hangat ketika Presiden Prabowo mencicipi beragam hidangan tradisional Thailand.

Baca Juga: Presiden Prabowo dan PM Paetongtarn Pimpin 1st Leaders’ Consultation: Awali Era Baru Kemitraan Strategis RI–Thailand

PM Paetongtarn mendampingi dengan senyum bersahabat, menjelaskan asal-usul dan makna budaya dari setiap sajian, mulai dari cita rasa hingga cerita di baliknya.

Momen ini mencerminkan kekuatan diplomasi budaya sebagai jembatan yang menyatukan dua bangsa.

Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa relasi Indonesia–Thailand tidak hanya dibangun di atas fondasi ekonomi dan politik, tetapi juga diperkuat oleh ikatan emosional yang dibentuk melalui seni dan kuliner.

Diplomasi tidak selalu harus berlangsung di meja perundingan; kadang, ia hadir dalam keindahan lukisan, rasa masakan, dan senyum hangat dua pemimpin bangsa yang saling menghargai.***

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB