berita

Resmikan Pabrik Pemurnian Logam Mulia, Presiden Prabowo Pacu Hilirisasi demi Kedaulatan Ekonomi

Selasa, 18 Maret 2025 | 12:11 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau sekaligus meresmikan pabrik pemurnian logam mulia atau precious metal refinery (PMR) PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan PTFI, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. (Foto: setneg.go.id)

WartaPesona.com- Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik pemurnian logam mulia (Precious Metal Refinery/PMR) PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (17/03/2025).

Keberadaan PMR ini menjadi tonggak penting dalam kebijakan hilirisasi industri pertambangan nasional dan memperkuat kemandirian Indonesia dalam pengolahan logam mulia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa hilirisasi adalah strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri.

Baca Juga: Percepatan Pengangkatan CASN 2024: Penjelasan Lengkap Mensesneg dan Kebijakan Strategis Pemerintah

Ia juga menggarisbawahi bahwa Indonesia harus bertransformasi dari sekadar eksportir bahan mentah menjadi negara industri yang mampu mengolah hasil tambangnya sendiri.

"Kita harus bersyukur karena Indonesia kini memiliki fasilitas pemurnian logam mulia terbesar di dunia dalam satu entitas, dari hulu ke hilir. Ini adalah langkah besar menuju kedaulatan ekonomi," ujar Presiden.

Presiden juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk maraknya pertambangan ilegal dan penyelundupan emas.

Baca Juga: KAI Catat Penjualan Tiket Ekonomi KA Jarak Jauh Lebaran 2025, Ini 10 Kereta Favorit Pemudik

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran yang merugikan negara dan rakyat.

Selain itu, Presiden Prabowo mengapresiasi kontribusi PTFI dan Freeport McMoran dalam perekonomian nasional.

Ia menekankan bahwa investasi asing di Indonesia harus membawa manfaat nyata bagi bangsa dan menjadi mitra yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Mudik Hemat, Perjalanan Nyaman! KAI Ramadan Festive Tawarkan Diskon Hingga 20%

Dalam konteks pembangunan nasional, Presiden menegaskan bahwa hilirisasi bukan hanya untuk sektor pertambangan, tetapi juga harus diterapkan di sektor lain seperti pertanian dan perikanan.

Dengan strategi investasi yang tepat, ia optimistis Indonesia dapat menciptakan hingga 8 juta lapangan kerja baru.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB