Kementerian dan lembaga wajib melakukan analisis dan simulasi kesiapan agar pengangkatan CASN dapat berjalan sesuai jadwal.
Kebijakan ini menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing instansi.
Kebijakan Afirmasi Terakhir untuk PPPK
Rekrutmen PPPK 2024 menjadi kebijakan afirmasi terakhir bagi tenaga honorer.
Ke depan, seluruh pengangkatan ASN akan dilakukan melalui jalur rekrutmen reguler sesuai peraturan yang berlaku.
Fokus pada Optimalisasi Pelayanan Publik
Proses seleksi ASN harus berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat akan pelayanan publik.
Pemerintah menegaskan pentingnya sistem meritokrasi dalam rekrutmen ASN.
Pesan kepada Calon ASN
Mensesneg mengajak seluruh calon ASN untuk tetap tenang dan mempercayai komitmen pemerintah dalam menuntaskan proses pengangkatan ini.
Beliau juga mengingatkan bahwa menjadi ASN adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar pekerjaan.
Oleh karena itu, para calon ASN diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.
Pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam proses seleksi dan pengangkatan CASN, termasuk KemenPANRB, BKN, Kementerian Keuangan, DPR RI, serta media yang terus mengawal kebijakan ini.
Dengan percepatan pengangkatan CASN 2024, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan publik di Indonesia.
Kebijakan ini tidak hanya memberikan kepastian bagi calon ASN, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif dan profesional.
Pemerintah berharap seluruh instansi terkait dapat menjalankan kebijakan ini dengan baik, sehingga pengangkatan ASN dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.***